Sabtu, 09 April 2016

Ini Cerita Horor Yang Pernah Kualami

Teman-teman pernah mengalami kisah yang horor atau menakutkan? 

Aku pernah, bukan karena melihat hantu lho, tapi kejadian-kejadian yang buatku sangat menakutkan.

Cerita horor pertama. Waktu liburan ke Bali tahun 2011, kami pergi ke Tanjung Benoa dan mencoba beberapa permainan yang ada di sana, tak terkecuali banana boat dan parasailing. Buat mama penakut sepertiku, terus terang aku malas untuk ikutan mencoba parasailing. Nah suami malah memintaku untuk mencoba, paling tidak coba sekali aja, katanya. 

Ya sudah, akhirnya aku nekat untuk mencoba parasailing itu. Sebelum “terbang” sambil menunggu giliranku tiba, aku diberi pengarahan terlebih dahulu agar nanti memperhatikan bendera yang dikibarkan. Kalo bendera merah sudah dikibarkan, aku harus menarik tali payung parasutnya agar bisa turun. 


 Masih nunggu giliran, dipasangkan tali dan diberi sedikit pengarahan


Akhirnya giliranku tiba juga, aku berada di ketinggian ditarik oleh speed boat mengelilingi pantai Tanjung Benoa. Deg-deg an bangeeeettt!! Pemandangan dari atas itu sebenarnya indah, tapi aku nggak bisa menikmatinya. Gimana bisa menikmati lha sudah takut setengah mati, sibuk berdoa tak henti-hentinya dalam hati dan cuma pengin cepat mendarat aja. 


 Berada di ketinggian, pengin cepat-cepat mendarat aja hehe


Tak lama kemudian, aku sudah dekat dengan pantai lagi. Kulihat bendera merah sudah dikibar-kibarkan dari kejauhan. Lho tapi kenapa kok nggak bisa turun, ya? Aku mulai panik, untunglah kemudian ingat kalo tali harus ditarik agar bisa mendarat. Beneran deh begitu tali payung parasut di sebelah kananku kutarik, aku pelan-pelan mulai mendarat di pantai. Lega banget begitu kedua kakiku kembali menginjak pasir pantai. Thanks God! 

Kapok deh nggak mau lagi nyoba parasailing. Apalagi setelah itu, saat naik perahu ke Teluk Penyu, bapak pengemudi perahunya cerita ada orang yang naik parasailing mendapat kecelakaan, menabrak pohon dan bagian pahanya hancur. Hiiiiyyyyy ngeriii! Sekali lagi aku mengucap syukur sudah mendarat dengan selamat. 

Mungkin bagi banyak orang, naik parasailing itu menyenangkan, bisa melihat indahnya lautan luas dari ketinggian. Tapi buatku, pengalaman ini merupakan pengalaman yang menakutkan. 

Pengalaman menakutkan kedua adalah saat aku berjalan kaki ke Rumah sakit pada jam dua belas malam sendirian untuk membeli obat karena anakku demam. Ceritanya bisa dibaca di postingan ini : Hilang Akal Sehatku.

Yang ketiga adalah saat aku hampir tertabrak sepeda motor saat menyeberang jalan, sedetik saja aku telat menghindar, aku pasti kena tabrak. Tuhan sudah menolongku waktu itu sehingga aku masih selamat sampai sekarang. 

Kejadian horor keempat adalah saat anak sulungku terkena piring dan membuat lututnya tergores dalam sekali sampai darah berceceran dimana-mana. Lukanya benar-benar dalam sampai (maaf) dagingnya kelihatan. Untung waktu itu ada suami, jadi kami segera bawa ke rumah sakit dan segera dijahit. Masih kebayang waktu itu, anakku memegang tanganku erat-erat sambil berteriak kesakitan saat lukanya dibersihkan dan dijahit oleh dokter jaga di UGD. 

Yah, itulah cerita horor atau menakutkan yang kualami, sebetulnya masih banyak juga sih yang lainnya, tapi cukup ini aja deh yang kuceritakan, nulisnya aja ngeriii hehe :D 


Kamis, 07 April 2016

Solusi Belajar Praktis dengan Ruangguru



“Ma, soal yang ini apa jawabannya?” Si bungsu menyodorkan buku berisi soal Matematikanya padaku.
“Hhhhmm apa, ya? Coba tanya Kakak aja. Mama sudah lupa.” 
Saat lain lagi, si Sulung bertanya soal Fisika yang kurang dimengertinya. 
“Ma, bisa nggak soal Fisika ini, tolong jelaskan dong.” 
“Haduh, apa ya? Bentar kita browsing dulu deh. Mungkin bisa ketemu nanti jawabannya.”

Pernah nggak teman-teman mengalami hal sepertiku ini? Anak-anak bertanya soal yang tidak dimengertinya kepada kita, eh kita nggak tau jawabannya hehehe.
Anak-anakku memang tidak les pelajaran seperti kebanyakan teman-teman sekolahnya. Mau belajar sendiri, kata mereka. Tapi jadinya kalo ada soal yang tidak dimengerti, mereka tanya ke Mama atau Papanya, yang nanti ujung-ujungnya tanya deh ke mbah Google. Pelajaran anak-anak sekarang kok lain ya dengan zaman dulu, lebih sulit rasanya. 

Nah, sekarang ini ada situs Ruangguru.com yang bisa mengatasi masalah seperti di atas tadi.  Ruangguru.com yang didirikan oleh Iman Usman (24 tahun) dan Adamas Belva (25 tahun) adalah sebuah situs yang memungkinkan calon murid menemukan calon guru yang tepat untuk menambah pelajaran di luar sekolah atau kampus, atau mengembangkan keahlian tertentu seperti les gitar, les piano, programming dll.

Sesuai tagline Ruangguru.com, "Belajar Apapun dari Siapapun", anak-anak bisa les privat bersama guru-guru berkualitas dengan beragam latar belakang, yang tentunya sudah terverifikasi. Siswa bisa mencari guru privat yang sesuai dengan yang dibutuhkannya. Orang tua nantinya akan mendapat laporan perkembangan dan kemajuan belajar anak. Diberikan kesempatan hingga 3 kali untuk mengganti guru jika tidak cocok, atau uang akan kembali. 

Untuk memulai les privat di Ruangguru.com, kita harus daftar terlebih dahulu. Baru setelah itu bisa memulai untuk mencoba les privat dengan mengambil paket belajar dengan guru yang terdaftar. Kita bisa pilih berdasarkan provinsi, kota, jenjang sekolah dan mata pelajaran yang kita inginkan, setelah itu pilih guru yang sesuai dengan kebutuhan kita.



Tes Ruangguru

Selain bisa les privat, anak-anak juga bisa nih latihan mengerjakan soal-soal yang ada di Ruangguru.com. Ada layanan tes online yang bisa dipergunakan secara gratis. 
Siapa saja yang bisa menggunakan tes Ruangguru? Anak-anak SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.




Keunggulan Tes di Ruangguru.com : 
  • Analisa Performa Latihan Berbasis Topik. Siswa dapat mengetahui kekuatan, kelemahan dalam pengerjaan tes dan topik-topik pelajaran. 
  • Pemantauan Manajemen Waktu. Waktu pengerjaan keseluruhan soal dan setiap topik tercantum dalam laporan pengerjaan. 
  • Tes Ruangguru merekam seluruh pengerjaan tes, topik pelajaran dan menyajikannya dalam laporan yang menarik. 
  • Peringkat dan poin.  Berlomba menjadi yang terbaik di antara teman-teman kamu dan tukarkan poin kamu dengan hadiah yang menarik seperti voucher ruang guru, voucher e-commerce, tiket bioskop, tiket wisata dll. 

Anakku yang duduk di kelas 9 sebentar lagi akan menempuh ujian nasional memakai komputer. Sudah dua kali berlatih soal ujian di sekolahnya menggunakan komputer. Nah kemarin dia mencoba mengerjakan soal matematika yang ada di tes Ruangguru.com ini, untuk persiapan ujian nasional.  Ternyata mirip dengan latihannya di sekolah. Siswa bisa menandai soalnya jika masih ragu dengan jawaban dan juga bisa memberikan masukan tentang soal yang ada, misalnya saja gambar kurang jelas, soal salah dsb.











Waktu mencoba latihan soal ini, ada 11 soal yang gambarnya tidak muncul, jadi 11 soal tidak dijawab. Setelah selesai mengerjakan soal, kita bisa melihat hasil laporannya secara rinci dan ada pembahasannya juga. Asyik banget!


Aplikasi Mobile Ruangguru


Ruangguru.com saat ini sudah meluncurkan aplikasi mobile Ruangguru versi Beta yang masih dalam tahap pengembangan. Aplikasi ini bisa di download pada Google Play.








Kita bisa menggunakan app ini secara gratis lho sampai tanggal 15 April 2016, setelah itu akan berbayar. Layanan ini berperasi mulai pukul 06.00 sampai 22.00 WIB setiap harinya.











 
Pertama kali setelah kita download aplikasi mobile Ruangguru, kita daftar dulu untuk memulai belajar. Ada berbagai jenjang pendidikan yang bisa dipilih, antara lain : Umum, SD, SMP dan SMA. Setelah itu pilih kategori pelajarannya, untuk saat ini masih ada 4 pelajaran saja yaitu : Matematika, Bahasa Inggris, Fisika dan Kimia. 

Siswa bisa bertanya soal yang tidak dimengerti dengan cara mengunggah foto soalnya, beri keterangan tambahan jika perlu. Setelah itu akan dihubungkan dengan guru yang tersedia, tunggu sekitar 180 detik. Setelah terhubung guru dan siswa bisa berkonsultasi tentang soal yang ditanyakan tadi.


 


Dalam aplikasi mobile Ruangguru ini ada fitur beli kredit, namun untuk saat ini masih belum tersedia, kita masih bisa belajar secara gratis.






Menurut pandanganku pribadi nih sebagai orang tua, aplikasi mobile Ruangguru ini sangat bermanfaat sekali, karena :
  • Menumbuhkan semangat belajar siswa dan meningkatkan kemampuan siswa di berbagai bidang dan ketrampilan yang tidak dipelajari di sekolah. 
  • Siswa juga akan belajar berkonsultasi dengan guru dan memecahkan masalah. 
  • Siswa jadi lebih fokus belajar didampingi oleh guru privat yang telah dipilihnya.


Mencoba aplikasi Ruangguru


Semoga ke depan Ruangguru.com akan berkembang semakin luas, semakin banyak guru yang tergabung di Ruangguru.com dengan berbagai macam keahlian maupun ketrampilan.

Untuk aplikasi mobile Ruangguru yang sekarang masih dalam versi beta ini, semoga akan semakin bertambah baik dan sempurna sehingga benar-benar bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya baik untuk guru maupun siswa.

Yuk, teman-teman yang ingin mencoba, download aja aplikasi mobile Ruangguru. Oya, teman-teman bisa menggunakan referral code : belajargratis untuk mendapatkan free credit 30 menit lho. Wuah, lumayan juga kan bisa belajar gratis selama 30 menit.

Selamat mencoba!






Telat Bangun



Ya ampun, sudah jam delapan lebih! 

Bergegas aku mandi kilat dan cepat-cepat menuju ke depan gang perumahan, menunggu angkot lewat. Angkot berwarna ungu yang kutunggu tak juga muncul. Aku semakin gelisah, sudah setengah jam aku berdiri di sini. 

Lima menit kemudian, angkot itu muncul. 

Huahh leganya! 

Pagi ini aku ada jadwal kuliah Analisa Numeric pukul 09.00. Sepertinya bakalan telat deh gara-gara aku bangun kesiangan. Turun dari angkot nanti aku masih harus jalan kaki sekitar 10 menit ke kampus. 

Tebakanku betul, meskipun sudah berjalan secepat mungkin setelah turun dari angkot, tetap saja aku telat. Jam sudah menunjukkan pukul 09.15 saat aku setengah berlari naik tangga ke lantai 2. 

Gawat, sepertinya sudah mulai! 

Langsung saja aku masuk ke dalam ruang kuliah dan saat akan mencari tempat duduk yang kosong, aku baru sadar. Kok banyak kakak kelas yang duduk di sini, mana nih teman-temanku? Agak linglung, aku menoleh ke dosen yang menerangkan di depan kelas. Huaaah, aku kaget sekali! 

Kok dosennya cowok? Ini bukan dosenku! Aku salah masuk ruangan! 

Setelah minta maaf sebentar kepada pak dosen, secepat kilat aku langsung keluar ruangan. 

“Huuuuuu!” 

Ruang kuliah yang sepi itu langsung rame dengan sorakan dan suara tawa kakak-kakak kelasku. Duh, malunya! 

Kok bisa salah masuk ruangan? Tapi bener kok, itu ruangannya. 

Aku mengintip ruang-ruang lain yang ada di lantai 2 itu. Tepat di ruang paling pojok, aku melihat teman-temanku di sana. Sibuk mencatat sambil ngobrol, karena bu dosen sedang keluar ruangan. 

“Kok di sini ruangannya?” 
“Iya, ruangannya dipindah sini.” 
“Oalah, pantesan….” 




Ruang kuliah - Credit



* Itu salah satu kejadian yang memalukan saat aku kuliah dulu, masih kuingat sampe sekarang. gara-gara aku telat bangun, sampai kampus telat dan ternyata ruang kuliah dipindah mendadak pagi itu. Gimana nggak malu, diketawain kakak-kakak kelas yang ada dalam ruangan. Apalagi pak dosen nya ikutan senyum-senyum juga. Hiiih :D 




Rabu, 06 April 2016

Majalah Dinding Sekolah



Melihat majalah dinding di sekolah anak-anak sekarang ini membuatku kagum. Sekarang emang berbeda banget dengan dulu. Sekarang serba digital, mencari gambar juga makin mudah. Tinggal browsing gambar yang kita inginkan, muncul deh gambar-gambar yang bisa kita pilih. Setelah itu di print, gunting lalu tinggal ditempel di majalah dinding. 

Begitu juga saat membuat puisi atau cerpen, tinggal buka laptop, ketik-ketik sebentar, lalu print. Selesai! Hiasannya juga bagus-bagus sekali, itu majalah dinding kreatif ada banyak jenisnya seperti mading 2D, mading 3D bahkan ada mading bergerak. Wow! 

Nah, kalo majalah dinding waktu aku masih sekolah dulu, semua dikerjakan serba manual. Berbagai artikel yang ditempelkan di majalah dinding antara lain : puisi, cerita pendek, cerita humor ditulis tangan di kertas, dihias-hias pakai spidol dan dikumpulkan. Begitu juga untuk gambar, tentu menggambar dan mewarnai sendiri. 

Majalah dinding di sekolah waktu itu ya cuma satu saja, berbentuk papan panjang. Tiap kelas tentu kebagian tugas menyumbang beberapa artikel. Waktu SMP dulu, kebetulan sekali aku kebagian mengurus majalah dinding di sekolah, gara-gara ikutan jadi pengurus OSIS waktu itu. Jadi aku yang bertanggung jawab mengumpulkan artikel-artikel yang nantinya mau ditempel di majalah dinding.


Majalah dinding di sekolah kami akan diganti artikel-artikelnya setiap sebulan sekali. 
Secara umum, yang dipasang di majalah dinding waktu itu adalah : 
  • Gambar, ini biasanya buat teman-teman yang suka menggambar. 
  • Cerita pendek 
  • Cerita bersambung, cerita panjang yang dibuat menjadi beberapa bagian. Kalo ceritanya menarik pasti ditunggu-tunggu oleh teman-teman nih sambungan ceritanya. 
  • Puisi 
  • Cerita Lucu. 
  • Profil Guru. Nah ini bagianku dulu, mencatat data guru baik itu tanggal lahir, alamat, hobi dll. Akan dipasang satu profil guru secara bergiliran. 
  • Pengumuman sekolah, jika ada.

Yup, cuma itu aja sih biasanya, hiasannya juga sederhana banget saat itu. Cuma sebatas dihias-hias pake spidol aja sudah cukup, yang penting ada artikelnya, karena itu yang ditunggu-tunggu untuk dilihat oleh teman-teman. 

Waktu SMA malah nggak ada majalah dinding, apalagi waktu SD. Jadi cuma waktu SMP aja ada majalah dinding. Sayang nggak punya foto majalah dinding sekolahku dulu :D

Sekarang ini, majalah dinding sekolah anak-anak hiasannya bagus-bagus. Bahkan tiap tahun ada lomba menghias majalah dinding di sekolah anak-anak, dilombakan per kelas. Aku lihat sih masing-masing kelas punya tema sendiri-sendiri dan tentu saja hiasan majalah dindingnya nanti juga disesuaikan dengan temanya.



Contoh majalah dinding kreatif 

Sumber gb : http://gerbang.ubaya.ac.id/Rela-Tidur-di-Parkiran,--Berhasil-Bawa-Pulang--Gold-Trophy.html


Sebenarnya majalah dinding sekolah ini banyak manfaatnya lho, anak-anak bisa menyalurkan hobi nya seperti menggambar, menulis puisi atau cerpen. Mereka dilatih untuk menjadi semakin kreatif, menampilkan ide-ide baru yang menarik, bersosialisasi menjalin kerjasama dengan seluruh anggota tim. Selain itu mading sekolah juga berguna sebagai sarana komunikasi antara sekolah dengan murid.

Duh, mengingat saat-saat sekolah dulu kok jadi kangen pingin mengulang masa remaja itu #ciieee masa remaja ihiks. Iya sekarang kan sudah tuwir :D  





Sabtu, 02 April 2016

Berhemat ke Acara Blogger



 Fun Blogging7 - Foto milik mb Ria Rochma



Blogger menghadiri banyak event itu sudah biasa. Apalagi blogger yang tinggal di kota besar seperti Jakarta. Tentu saja banyak undangan event ataupun kegiatan blogger lainnya. 

Aku termasuk blogger yang hampir tidak pernah menghadiri acara blogger karena kendala tempat tinggal. Yah, itu salah satunya, salah duanya adalah karena nggak bisa ninggalin anak-anak, salah tiganya adalah perhitungan biaya juga sih. 

Yang paling dekat dengan tempat tinggalku adalah kota Surabaya, kalo naik kereta sekitar 4 jam perjalanan. Nah kalo naik kendaraan sendiri dengan suami yang nyetir, bisa memakan waktu 6 jam perjalanan hehehe. 

Beberapa kali undangan via email kudapat untuk menghadiri event di Jakarta, tapi ya terpaksa sekali tidak bisa hadir. Jauh amat ke Jakarta, kalau naik pesawat, harus pergi ke Surabaya dulu, atau alternatif lainnya naik kereta, tapi kalau naik kereta tentu saja memakan waktu lama. 

Acara blogger yang kuikuti cuma sekali, yaitu acara Fun Blogging7 di Surabaya. Itupun hampir batal karena anak sakit. Waktu itu karena suami juga kebetulan ada keperluan di Surabaya, jadi kami pergi naik kendaraan sendiri sehari sebelum acara. Kalo pergi pas hari H sudah pasti nggak keburu, kecuali berangkat jam 3 pagi. Jadwal kereta pagi jam 5 sampai stasiun sekitar 9 pagi, belum naik kendaraan ke tempat acara. Bisa telat dong. Jadi batal naik keretanya. 




Nah, sekarang berandai-andai seandainya aku datang ke acara blogger di Surabaya *aku pilih kota yang paling dekat yah, kalau Jakarta kejauhan hehehe. 


Untuk menekan cost saat datang ke acara blogger, aku akan : 
  • Jauh-jauh hari cari tau dulu acara pastinya mulai dari jam berapa sampai jam berapa. Kalau acara start jam 10 pagi ke atas, aku akan naik kereta. Syukur-syukur kalau acara tepat waktu jadi bisa langsung pulang lagi naik kereta, nggak perlu menginap, karena akan ada tambahan biaya lagi kalau sampai harus menginap. 
  • Kalau tidak memungkinkan pulang pergi dan terpaksa menginap, cari penginapan yang dekat lokasi sehingga nggak terlalu banyak keluar uang untuk transport ke tempat acaranya.
  • Untuk penginapannya sendiri, selain cari yang dekat lokasi, cari yang harganya terjangkau dan bersih. 

Yup, kalau sudah direncanakan tapi akhirnya meleset, lebih dari cost yang dianggarkan ya tetep ikhlas, karena datang ke acara blogger tentu karena sudah diniatkan, banyak manfaatnya juga kok, antara lain : 
  • Menambah ilmu 
  • Memperluas networking, menambah teman-teman baru 
  • Berjumpa dengan teman-teman blogger secara nyata, biasanya kan cuma saling sapa di dunia maya aja. 

Seperti waktu ikut acara FunBlogging 7 itu, keturutan deh ketemu trio keren mbak Ani, mbak Haya dan mbak Shinta. Selain itu banyak ilmu yang kudapat dan bisa ketemu teman-teman blogger lainnya. Seneng banget! 



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...