Minggu, 23 Februari 2014

Galaksi Pungky Yang Rame



Bulan ini aku sudah melewatkan banyak GA teman-teman. Pengen sih ikutan ngramein, tapi berhubung sebulanan ini modem dipakai gantian sama suami, dan modem yang satunya itu inetnya lemot banget, ya sudah kurelakan saja nggak ikutan GA *eh malah curcol :D. Kali inipun sebetulnya mau “pass” juga, tapiii berhubung ada kata-kata “nggak ikutan berarti nggak temenan” nahhh, mikir dua kali deh *betul2 pemaksaan nih. Ya sudahlah, berjuang melawan inet lemot akhirnyaaaa aku bisa publish juga tulisan ini.




Alamat blognya adalah :http://galaksipungky.blogspot.com/

GALAKSI … membaca kata ini sudah terbayang pelajaran jaman SD dulu saat menghafal nama-nama galaksi hehe. Dan ternyata bagi si pemilik blog GALAKSI ini berfungsi untuk tempat mengeluarkan unek-unek dan narsis juga lho.  Ini yang dikatakan si Pungky tentang Galaksinya :

Sebuah galaksi. Semesta kecil tempat saya menjadi apa saja. Ruang pameran tempat saya menunjukan bahwa saya ada dan saya berkarya. Narsis, ya? Hahaha kalau gak narsis, bukan Pungky namanya. (dikutip dari postingan ini )

Bernuansa putih, blog dengan judul : “Mo Cuishle“  terasa nyaman di mata *apalagi buat emak2 seperti aku yang mulai tuwir. O ya aku nggak ngerti tuh arti dari Mo Cuishle *Jelasin dong Pung, lagi males googling nih. Gaya penceritaannya juga aku suka, ringan dan enak di bacanya. Label di sidebarnya saja sudah unik dan bikin penasaran untuk mengklik .. Terlihat ada 5 label yaitu : Narsisus Ekspeliarmus, Bla Bla Bla, PungQreative, Selangkangan dan Fiksi . Ssssttt .. dari 5 label itu kata-kata mana sih yang paling bikin penasaran hayooo? Kalau aku sih Bla Bla Bla ituuu *bahasa planet apalagi itu? ... ada tulisan tentang bulu mata Syahrini lho. Penasaran? Intip aja langsung ke situ yaa hihi :D

Tulisan mana yang paling kusuka di blog ini? Wah, belum sempet obrak-abrik lebih jauh Galaksi Pungky *ntar yah, kalau inet lancar jaya, atau kalau suami pas keluar kota jadi modemnya bisa kukuasai hihihi :D. Yang sempet kubaca-baca sih cuma 6 tulisan yang di bulan Februari dan yang paling kusuka dari ke 6 tulisan itu adalah postingan “Untuk Semua Yang Indah di 14 Februari 2014”. 

Ini dia postingannya :
Untuk letusan sebuah gunung di malam ulang tahun, untuk sms dari mama jam lima pagi dan telfon dari papa empat jam setelahnya, untuk kompor gas baru dengan dua tungku dari kangmas supaya goreng tempe dan rebus sayur bisa bareng, untuk Taman Baca Mahanani di Kediri yang baik-baik saja walau kehujanan krikil, untuk eyeliner baru dengan harga mahal saat eyeliner lima belas ribuan kering, untuk dua cupcake yang diantar sahabat ditengah hujan abu vulkanik, untuk baby rusuh yang berhasil dipakein masker, untuk pengumuman 10 besar Srikandi Blogger yang bikin bengong, untuk mug dan pin lucu dari mamak tanpa hubungan darah, untuk sebuah tulisan super menye-menye dari mamak yang sama, untuk lilin bekas ulang tahun Jiwo yang tiba-tiba ketemu di atas kulkas, dan untuk acara tiup lilin angka 1 di atas cupcake rasa abu vulkanik berdua suami sebelum tidur,

Maturnuwun Gusti Ingkang Widhi :)

Purwokerto, 24 tahun lebih 1 hari, 2014

Ketinggalan, untuk sayur bayem dan ayam goreng saat gak bisa keluar rumah dan tukang sayur gak ada yang lewat karena abu, matunuwun lagi..

Singkat dan sederhana banget kan? Tapi makjleb dan bikin aku terharu hiks ...

Aku paling suka postingan itu karena :
Ada angka keramatnya yaitu 14 Februari. 14 Februari *yang dikatakan orang sebagai hari valentine itu … ternyata bukan cuma tanggal bersejarah buat si Pungky doang, tapi juga buatku. Kita sama Pung, bedanya Pungky ngerayain hari ulang tahun kalau aku ngerayain hari ulang tahun pernikahan. TOSS dulu!

Postingan itu memang nggak panjang, tapi lewat postingan itu aku pribadi diingatkan kembali bahwa bahagia itu sederhana dan kita patut bersyukur di setiap keadaan, apapun itu. Hari ultah memang spesial, tapi beryukur hendaknya tidak  cuma di hari ultah saja, tetapi dalam tiap hari yang kita lalui.
Tulisan Pungky lainnya, kubaca di Urban Mama yaitu tentang "Melawan Post Natal Deppression"  juga membuatku terhenyak, nggak nyangka sama sekali kalau sampai segitu beratnya ternyata depresi yang menyerang mama muda ini. Postingan itu tentu banyak bermanfaat sekali bagi yang sedang mengalami hal yang sama dan ingin sembuh. Terharu baca tulisan itu hiks ..

Kalo tadi ngebahas tentang blognya, sekarang tentang si penulis blog, si imut Pungky .
Sebenernya sih aku pernah denger *eh baca … nama Pungky ini disebut di salah satu tulisan mamak Gaoel Winda Krisnadefa, yaitu tulisan tentang apa kata mereka tentang buku “Macaroon Love”. Dan suer deh saat itu aku nyangka kalau si Pungky itu anak tiri beneran, ealah ternyata… cuma anak tiri jadi-jadian toh … *aku tertipu dengan suksesnya.

Dan.. takdir mempertemukan aku kembali dengan si Pungky saat pengumuman 50 finalis Srikandi Blogger di KEB. Sama – sama lolos, jadilah follow FB, twitter dan gabung di group WA yang sama. Kirain Pungky itu masih SMA, wajahnya imut banget, badannya kecil ( baca : kurus nggak pake kering lho, ntar aku ditendang dengan sepatu supernya ituuu ) ternyata sekali lagi aku tertipu… si Pungky sudah menjadi seorang mama muda, sudah punya anak dan masih kuliah juga *takjub. Umurnya baru 24 tahun, tapi prestasinya sudah seabrek-abrek, bener-bener mama muda multi talenta ini, pantes saja akhirnya terpilih menjadi 10 finalis Srikandi Blogger 2014.



Si Pungky ini asyik banget sih kelihatannya, rame dan ngomongnya ceplas ceplos juga *eh betul nggak sih, nggak pernah bertemu langsung soalnya :D Bertolak belakang banget dengan aku yang kalem dan tidak ceriwis *apalagi kalau pulsa  habis, tambah mingkem saja. Aku suka banget dengan teman-teman  yang ngomongnya ceplas ceplos gitu, biasanya sih fair banget. Bergaul dengan Pungky aku jadi merasa tua banget hiks *sembunyiin KTP.. apalagi kalau si Pungky sudah ngomong dengan bahasa planetnya , ampun dah. Tapi ada positifnya juga lho kenal si Pungky , kayaknya aku nggak perlu beli masker anti tua deh, sudah ada obat awet muda secara alami. Intinya, nggak ada Pungky nggak asyik, nggak rame dong!

Sudahan ah, muji-mujinya, entar si Pungky kepalanya jadi gede, bisa gawat, mak tirinya nanti pusing tujuh keliling :D
Jadi TO THE POINT aja deh, boleh dong hadiahnya kasih ke aku. Kenapa harus aku?
Iya, karena …. Aku nggak bisa dateng di acara puncak Srikandi tanggal 9 Maret nanti. Nah, buat ganti oleh-oleh mendoan itu, bolehlah dituker dengan hadiah GA ini. Tapi yang paling utama sih.. DEMI TANGGAL BERSEJARAH yang sama 14 Februari, boleh dong hadiahnya buat aku saja *melas apa maksa iniiii :D

Pengennya sih hadiah buku Peri-peri bersayap pelangi itu *denger kata pelangi mata sudah berpendar merah ijo kuning hihi… aku sukaaaa bangettt ngeliat pelangi , karena itulah nama blogku yang di Blogdetik kuberi nama Pelangi.

Ah, jadi pengen baca bukunya si Pungky ini. Yang kedua sih pengen kaos cowok itu, rencananya klo dapet nanti kuhadiahkan buat suami *tgl 14 Feb sudah lewat sih, nggak apa kok telat-telat dikit ngasih hadiah. 
Klo dua-duanya nggak dapet, yang lain juga bolehlah, asal bukan bukunya si Mamak Gaoel itu, aku sudah punya bukunya dan ikutan lomba reviewnya juga sih, tapi nggak menang hikss.

The last, Selamat sudah terpilih dalam 10 Finalis Srikandi Blogger 2014. Good luck mama muda, tetaplah menulis dan menginspirasi kami semua.


Ikutan yuk ngramein Galaksi Pungky Giveaway




http://galaksipungky.blogspot.com/2014/02/galaksi-pungky-giveaway.html

Kamis, 06 Februari 2014

Surat Untuk Stiletto Book



Dear Stiletto,
Terus terang aku mulai mencuri-curi dengar tentang dirimu saat akhir-akhir ini banyak sekali TL teman-teman di twitter dan Facebook membicarakanmu dan memasang gambar-gambar bukumu. Juga gambar stiletto merahmu itu begitu menggoda.  Aku mulai tertarik padamu, apalagi saat kubaca tentangmu bahwa kamu mendedikasikan diri menerbitkan buku fiksi dan non-fiksi yang berkaitan dengan dunia perempuan. Ah, sebagai perempuan aku merasa tersanjung dan dihargai. Aku merasa terharu, padahal aku belum mengenalmu. Mungkin benar, ada pepatah “Tak Kenal Maka Tak Sayang”, aku ingin sekali berkenalan denganmu. Maukah kau menerima salam perkenalanku ini? Aku sangat berterima kasih sekali, jika kau mau.

Aku seorang ibu dari tiga orang anak. Suka sekali membaca novel dan menulis. Aku suka menulis karena menulis membuat hidupku lebih berwarna. Salah satu harapanku adalah bisa menulis sebuah buku solo, entah itu buku fiksi ataupun non fiksi.  Tentu saja sebagai penulis pemula, aku masih harus banyak belajar dan terus belajar. Aku pun ingin belajar dari buku-bukumu.

Setelah kuintip katalog bukumu, aku semakin tertarik padamu. Ternyata banyak buku yang aku yakin sekali sangat bermanfaat untuk dibaca perempuan seperti Mengelola Kauangan Pribadi untuk Perempuan, Keseimbangan Hidup Perempuan, Seri Good Morning dan masih banyak lagi.

Ini tiga buku yang ingin kumiliki :


Aku yakin buku ini akan memberikan suntikan semangat untukku. Saat pijar kecil di hatiku perlahan meredup, buku ini akan membuat pijar kecil itu terang kembali. Aku ingin membaca berbagai kisah dalam buku A Cup of Tea For Writer ini, bukan sekedar untuk menemaniku meminum secangkir teh hangat di sore hari, melainkan lebih daripada itu, untuk memberi asa dalam ruang hatiku agar berani berlari menggapai mimpiku.



Aku ingin sekali memiliki buku ini, karena lewat kisah-kisah nyata seperti inilah aku akan mendapatkan banyak pengalaman berharga dalam hidup. Cinta? Sesuatu yang akan terus mengikuti setiap perjalanan hidup manusia. Salut kepada para kontributor dalam buku ini yang sudah mau berbagi kisah cinta mereka di masa lalu. Sebagai seorang ibu yang mempunyai putri yang beranjak remaja, tentu saja aku ingin memberikan wawasan luas kepada putriku agar bijak dalam menyikapi sebuah cinta agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif. Kata orang, pengalaman adalah guru yang terbaik. Tapi tentu saja dalam hal cinta sepasang muda-mudi, bagiku pribadi, akan lebih membahagiakan jika tidak usah mengalami hal-hal buruk terlebih dahulu baru mengerti. Kisah-kisah dalam buku ini pasti akan sangat berharga untuk dibaca dan diambil hikmahnya.



Ini adalah salah satu buku yang ingin kubaca juga. Cover bukunya berwarna cerah dan ilustrasinya menarik sekali menurutku. Aku paling suka warna biru, tetapi juga suka warna-warna yang cerah seperti merah, ungu, hijau dan warna-warna cerah pelangi. Bagiku warna cerah bisa membangkitkan semangat dan memberi kehangatan di hati. Aku jadi mengerti istilah “Geek” karena novel ini. Dari beberapa review teman-teman yang kubaca, aku sangat tertarik untuk membaca novel ini. O’ya pengarangnya yaitu mbak Octa sudah kukenal *di dunia maya tapi hihi :D,  karena kebetulan bergabung di salah satu komunitas yang sama denganku.

Dear Stiletto,
Itulah ketiga buku yang ingin kubaca. Semoga aku bisa berkesempatan untuk mengenalmu lebih dalam lagi lewat buku-buku itu, karena diam-diam aku sudah menaruh hati padamu. Semoga dengan membaca buku-bukumu ini, aku bisa ketularan seksi dan menjadi lebih cantik dalam pengetahuan dan lebih percaya diri. 

Dear Stiletto,
Terima kasih sudah mengerti kami, perempuan yang kata orang susah dimengerti. Tetaplah menjadi sahabat setia kami, sampai kapan pun. Tetaplah berbagi ilmu dan cerita lewat buku-buku terbitanmu dan tetaplah memberikan kehangatan dalam hati kami. I Love You, Stiletto …



6 Februari 2014

With love,

LiannyHendrawati
lianny.hendrawati@yahoo.com

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...