Selasa, 25 Juni 2013

Tiada Hari Tanpa Musik

Siapa sih yang tidak kenal dengan musik? Musik itu berhubungan erat dengan mood dan dapat mempengaruhi system syaraf kita juga lho.

Pengertian Musik Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990: 602)
 
Musik adalah: ilmu atau seni menyusun nada atau suara diutarakan, kombinasi dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai keseimbangan dan kesatuan, nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu dan keharmonisan (terutama yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu).

 Memang beragam jenis musik yang kita dengar bisa menimbulkan efek yang berbeda-beda ya. Seseorang yang sedang jatuh cinta, kebanyakan yang didengar adalah lagu-lagu romantis tentang percintaan. Nah sebaliknya kalau lagi patah hati, lagu yang sering didengar adalah lagu sedih putus cinta. Jenis musik dinamis bisa membakar energi kita menjadi lebih bersemangat. Jenis musik yang slow memberikan perasaan yang tenang dan nyaman bagi pendengar. Eh tapi tiap orang pasti berbeda jenis musik favoritnya, dan tentu saja efek yang ditimbulkannya juga berbeda lho.  Aku lebih bisa berkonsentrasi jika mendengarkan musik berirama slow, tapi anak-anakku suka musik yang lebih energik. *Sumber Gb.


Musik juga bisa digunakan untuk terapi lho. Terapi musik ini bisa digunakan untuk segala usia dan berbagai kondisi, termasuk gangguan kejiwaan, gangguan komunikasi, cacat fisik dan penuaan. 
Para ahli berpendapat bahwa Terapi Musik dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh manusia, antara lain:
1. Meningkatkan daya ingat sehingga mencegah kepikunan.
2. Membangkitkan semangat dan menaikkan energi ke level yang lebih tinggi.
3. Mengurangi rasa sakit.
4. Membuat tubuh dan pikiran menjadi relaks.
5. Meningkatkan kecerdasan.
6. Mengatasi berbagai macam gangguan psikologis.

Aku Dan Musik

Aku juga suka musik. Saat aku masih sekolah dulu, aku suka mendengarkan musik anak-anak yang ceria, lagu "Helly Guk Guk Guk " Chicha Koeswoyo dan lagu "Mak Inem Tukang Latah" dari Adi Bing Slamet adalah lagu kesukaanku. Beranjak ke bangku SMP dan SMU aku mulai senang mendengarkan musik dari berbagai aliran, baik keroncong, pop maupun rock. Sederet nama penyanyi yang ngetop di jaman itu adalah Ebiet G. Ade, Chrisye, Trio Libels, Gito Rollies, Nicky Astria dan banyak lagi sih *Nah bisa dibayangkan kan umurku sekarang berapa he he ..

Kalau sekarang banyak bermunculan K-Pop tanah air khas anak muda semacam Smash, Blink dan JKT-48. Musik yang energik dan ceria seperti itu bisa membangkitkan semangat juga ya. Akan tetapi aku termasuk orang yang suka mengenang memory lama ha ha... jadi musik dan lagu favoritku tetaplah musik jaman aku kecil dulu, karena itu oleh suami dan anak-anakku sering dikomentari "mama suka musik jadul..".  Mendengar komentar seperti itu aku biasanya suka senyum aja menanggapinya. Musik jadul adalah musik yang asyik buatku he he ..

Terapi Musik Klasik 

Pada saat aku hamil dulu, di buku-buku kehamilan yang aku baca ada tulisan tentang terapi musik pada janin. Yang sering dilakukan adalah terapi musik klasik, karena berdasar penelitian itu, musik klasik bisa meningkatkan kecerdasan sang janin. Aku penasaran juga sih, apa bener ya seperti itu. Saat itu aku hamil anak pertamaku, dan atas kesepatakan dengan suami akhirnya kami membeli sebuah tape agar aku bisa memperdengarkan musik klasik pada janin di perutku. Setelah itu setiap hari, paling sedikit satu jam, aku mendengarkan musik klasik sembari relaks di tempat tidur. 


Saat musik klasik diperdengarkan, aku merasakan tendangan-tendangan di perutku. Mungkin janinku saat itu suka dengan lagunya yah, apalagi saat diperdengarkan lagu no. 2 yang musiknya lumayan keras he he.. * Lupa judul lagunya, sudah 14 tahun berlalu, dan CD musik klasiknya sudah berpindah tangan ke adikku, seingatku sih karya Mozart.  

Setelah bayiku lahir, aku mendapati bahwa bayiku masih suka mendengarkan musik klasik. Saat malam hari dan waktunya tidur, tetapi masih saja rewel, aku segera memutar musik klasik yang sama seperti yang biasa kuperdengarkan saat dia masih di dalam perutku. Sungguh ajaib, bayiku menjadi tenang dan dia selalu tertidur saat lagu no.2 diperdengarkan. Aku saja sampai terheran-heran, lagu yang no. 2 itu lebih keras dibanding dengan lagu yang lainnya, tetapi justru di lagu ini bayiku bisa tertidur. Aneh bin ajaib, tapi ini benar-benar nyata. 

Setelah bayiku ini bertambah besar, ternyata bayiku tumbuh dengan sehat dan cerdas, daya tangkap pemikirannya cepat sekali. Aku meyakini bahwa terapi musik untuk janin ternyata berpengaruh juga. Tidak bermaksud membandingkan, anakku yang pertama ini memang lebih cepat daya tangkapnya  dibanding dengan kedua adiknya yang selama hamil jarang kuperdengarkan musik klasik. Banyak prestasi diraihnya juga di sekolah. Kenapa adiknya tidak diterapi musik klasik juga? Karena tape nya sudah rusak, diotak-atik oleh anakku yang pertama tadi *Eh ini bentuk kenakalan atau kecerdasan seorang anak ya :) 


Ketiga anakku sangat suka dengan musik, saat belajar untuk ujian pun mereka sambil mendengarkan musik. Aku sampai bertanya, "Apa bisa konsentrasi belajarnya, kok sambil dengerin musik?" "Bisa,"jawab mereka. Dan ternyata memang bisa, terbukti dari hasil ulangan atau ujiannya nilainya cukup memuaskan.
Saat di perjalanan, begitu mobil melaju, langsung saja musik distel. 
Mau tidur malam juga sambil dengerin musik. "Lebih cepat tertidur kalo dengerin musik," begitu kata mereka. Bisa ditebak, acara di televisi yang paling disukai adalah acara tentang musik juga.

Ketiga anakku memang suka mendengarkan musik setiap hari, tentu dengan seleranya masing-masing. Mereka selalu membawa MP4 masing-masing di tiap kesempatan *Untung saat itu ada discount gede-gedean, jadi bisa beli 3 buah, kalo dibelikan satu bakal rebutan :) Kalau mama dan papanya biasanya dengerin musik cukup lewat laptop saja :)


 Anak pertamaku asyik dengerin musik

Karena begitu suka musik , di sekolah anak-anakku ikut ekstra paduan suara dan angklung. Angklung merupakan salah satu jenis alat musik tradisional bangsa Indonesia tercinta ini, warisan berharga yang bisa kita perkenalkan kepada dunia luar. Lewat alat musik ini bisa mengalun lagu-lagu yang merdu. Bahagia dan bangga rasanya mendengar musik mengalun dari tangan-tangan mungil yang memegang angklung ini. Begitu kompak, begitu harmonis dan begitu indah.




Jadi bagi keluarga kami, tiada hari tanpa musik. Hidup tanpa musik itu sepi sekali, ibarat makan tanpa garam, rasanya hambar.


Kemudahan Mencari Musik Asyik di Era Modern
Kalau dulu lagu masih dalam bentuk kaset, tetapi di era modern ini, lagu bisa didownload secara online. Salah satunya di website LangitMusik.




Website LangitMusik adalah layanan terbaru dari LangitMusik Telkomsel yang bekerjasama dengan PT.MelOn Indonesia yang menawarkan cara baru download dan streaming lagu secara legal dan tanpa batas melalui Browser Komputer, Notebook ataupun Netbook dengan sistem operasi Microsoft Windows. Dengan mengaktifkan LangitMusik Pelanggan bisa bebas mendownload dan streaming seluruh lagu di katalog LangitMusik dengan koleksi lebih dari 800.000 lagu lokal dan internasional. 




Beragam jenis lagu bisa dicari di sana, dan jika kita suka tinggal download aja. Ada lagu Indonesia, Barat, Klasik dan banyak lagi. Jika ingin melihat chart tangga lagunya juga bisa kok. Wah asyik sekali kan. Streaming lagu dan download secara legal, di LangitMusik aja yuk. Cobain deh.




Sumber: 
http://langitmusik.com 
http://id.wikipedia.org/wiki/Musik



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...