Jumat, 21 Juni 2013

Menyemai Cinta

Dalam kehidupan kita sebagai manusia, kadang-kadang kita mengalami titik jenuh atau kebosanan dengan rutinitas yang kita jalani sehari hari. Demikian juga dengan hubungan percintaan. Bicara tentang cinta, memang tidak ada habis-habisnya ya. Ngomongin soal cinta pasti tidak akan bisa terlepas dari rasa bosan itu sendiri, karena rasa bosan itu pasti ada dalam hubungan percintaan. Rasa bosan biasa terjadi jika hubungan sudah terjalin cukup lama, apalagi kalau sudah menjalani kehidupan berumah tangga, lain dengan pasangan yang baru berpacaran, semuanya terasa indah.

Ibarat makanan, coba aja makan makanan yang sama selama seminggu, jangankan seminggu, sehari aja kalau makan 3 kali makanan yang sama , pastilah males banget rasanya. Bosan, maunya sehari itu makan makanan yang bervariasi, misalnya pagi makan roti, siang makan KFC, dan malam makan Pizza. Atau pagi makan pecel, siang soto dan malam makan rawon. Kecuali kalau bokek, ya nasiblah makan indomie tiga kali sehari.

Sama halnya dengan hubungan percintaan, hubungan dengan pasangan kita, pastilah yang namanya bosan itu pasti ada, tinggal kita yang harus menyiasatinya agar rasa bosan itu tidak menjadi boomerang dalam hubungan dengan pasangan, melainkan bisa menambah mesra lagi hubungan tersebut.

Kalau sedikit-sedikit bosan, sedikit sedikit bosan, bisa gawat itu. Pacaran baru sebulan putus, gara gara bosan dengan pacar yang wajahnya samaaa terus ( kalau harus berubah-ubah kan namanya bunglon ya kecuali pacarnya pakai topeng, tiap hari berubah wajah). Lha itu baru sebulan, kalau sudah menikah bagaimana, seumur hidup lho, masa harus kawin cerai terus kalau bosan, nyaingin selebrities nih namanya ..

Ada yang protes, abis pacarnya sih ndak romantis, baru pacaran dulu disayang-sayang, eh setelah lama pacarannya malah ditendang-tendang *halah.. emang bola apa, pakai ditendang segala. Dulu kalau mau naik mobil pasti dibukakan pintu, sekarang ngomongnya gini : "Buka aja sendiri, memang aku sopirmu!" Dulu, waktu jalan tersandung dan jatuh, si dia khawatir banget rasanya, "Aduh mana yang sakit sayang, sini aku obati". Nah kalo sekarang, "Jalan kok ndak ati-ati sih, tuh akibatnya, jatuh kan. Makanya kalau jalan tuh matanya liat yang bener..!" Dulu , pas valentine suka ngasih coklat, sekarang coklatnya dimakan sendiri .. hiks..hiks ..

Nah bagaimana dong? Jika hubungan terasa monoton, ciptakan saja kejutan listrik cinta buat pasangan. Hah, apa itu kejutan listrik cinta ????

Pasien di rumah sakit pun kerap diberi kejutan listrik agar bisa terlihat tanda-tanda kehidupan dan degub jantung kembali berdetak normal. Sama halnya dengan hubungan yang mulai tampak membosankan dan muram.


                                                                             Credit

Kejutan listrik cinta itu diperlukan biar hubungan bisa mesra lagi, bisa terang lagi, bisa merasakan lagi getar getar cinta waktu pertama kali jatuh cinta dan berpacaran. Kalau sudah kena kejutan listrik cinta, hati jadi bergetar hebat, deg .. deg .. deg , seperti kesetrum listrik beneran, Cuma bedanya , karena ini listrik cinta maka rambut ndak akan jabrik, dan badan ndak akan hitam terbakar. Efek dari listrik cinta ini adalah: mata berbinar-binar, hati berdebar-debar, senyum pun terkembang indah hubungan yang membosankan kembali indah , penuh warna dan bergairah kembali.

Gimana ya caranya memberikan kejutan-kejutan listrik cinta ini? Banyak kok caranya, ndak pake mahal lagi murah meriah dan gampang dilakukan. Misalnya : bikin puisi cinta, selipkan kata-kata cinta dalam bukunya tanpa sepengetahuan si dia, pergi ke tempat yang baru yang belum pernah kalian kunjungi, masak bareng berdua, mbersihin rumah berdua *kerja bakti nih ceritanya .. he..he.., saat si dia sedang bete berikan pelukan sayang yang membangkitkan semangat (jangan malah ikut-ikutan bete). Berikan sedikit saja kejutan listrik cinta maka hubungan yang mati ,hampir padam dan membosankan akan menjadi terang kembali.



Aku sendiri sudah mengalami yang namanya berumah tangga itu seperti apa, baik susah maupun senangnya. Tahun ini sudah 14 tahun pernikahan kami, dan itu bukan waktu yang singkat. Perselisihan kadang juga tak bisa dielakkan, akan tetapi aku bersyukur karena semua perselisihan yang terjadi tidak sampai berakibat hal-hal yang fatal bagi rumah tangga kami. Malah sehabis perselisihan terjadi, hubungan akan semakin mesra. Jadi bisa dianggap perselisihan kecil adalah bumbu dari pernikahan itu sendiri. 
Perselisihan terjadi biasanya karena adanya perbedaan pendapat, nah supaya tidak sampai berlarut-larut maka secepatnya perbedaan pendapat ini harus disatukan atau dicari solusi yang membuat nyaman kedua belah pihak. 

Terkadang aku juga merasakan bahwa hubungan suami istri sangat lain dengan hubungan saat pacaran dulu. Mungkin sekarang tak ada lagi istilah"kesetrum" buat kami, tapi kalau kutelaah lebih lanjut, ini karena ada kedekatan yang sudah tak terpisahkan lagi. Terbukti suamiku saat pergi ke luar kota selalu menelpon dan bilang kalau tidak ada aku dan anak-anak rasanya jadi lain, jadi aneh malahan. Akupun merasakan perasaan yang sama jika suami tidak ada disampingku, seperti ada sesuatu yang hilang. Diibaratkan sebagai anggota tubuh, jika salah satu anggota tubuh terluka dan sakit, maka semua anggota tubuh yang lain akan merasa sakit juga. Begitupun suami dan istri, sudah menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Suami istri bukan lagi dua, melainkan satu. Bersatu dalam raga dan juga dalam jiwa.

Cara menyemai cinta yang biasa kulakukan agar hubungan pernikahan terus kokoh adalah:

1. Memahami segi positif dan negatif pasangan kita. 
2. Berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan, bukan malah menuntut dari pasangan.
3. Jika hubungan terasa monoton, berikan kejutan listrik cinta kepada pasangan dengan cara seperti yang sudah dijabarkan di atas.
4. Jika terjadi perselisihan pendapat, berdiam diri sejenak dan berdoa kepada Tuhan.
Ini adalah yang paling pertama kali kulakukan. Berdoa membuat batin yang sedang bergolak karena amarah menjadi tenang kembali.  Daripada berkeluh kesah kepada keluarga atau teman, aku lebih senang berkeluh kesah kepada Tuhan.
5. Setelah pikiran tenang kembali, barulah aku bisa berpikir rasional untuk instropeksi diri. Apa penyebab konflik terjadi dan bagaimana solusi akhirnya.
6. Jika memang ternyata aku yang berbuat salah, tak ragu untuk meminta maaf pada pasangan. Dengan meminta maaf maka suasana yang tegang akan menjadi cair dan tentu saja hatiku akan lebih terasa damai.
7. Berkomunikasi dengan kepala dingin, mencari solusi permasalahan yang ada.
8. Penting untuk diingat, jika ada perselisihan, hendaknya tidak menunjukkannya di hadapan anak-anak, bukan bermaksud pura-pura, tetapi terlebih adalah untuk menjaga perasaan anak-anak yang pasti akan sedih melihat orang tuanya bertengkar. Apalagi jika pertengkaran hebat, pasti akan meninggalkan trauma di hati anak-anak.

Itulah cara-cara yang biasa kulakukan untuk menumbuhkan kembali cinta kepada pasangan. Sangat perlu menyemai cinta agar rasa cinta itu selalu berpijar, selalu hidup dan memberikan kekuatan mengarungi kehidupan yang terus berjalan.

Cinta yang selalu mengakar di hati ini, semoga bisa membawa langkah kita menyongsong kehangatan sang surya dan memampukan kita meraih mimpi masa depan kita berdua.



5 komentar:

  1. Suka deh dengan menghubungkan antara kejut listrik dan kejut cinta. Memang kejut-kejut cinta tuh bikin deg-deg ser ya.. qiqiqi.

    Terima kasih partisipasinya, sudah tercatat sebagai peserta.

    BalasHapus
  2. Bahaya kalau sudah pake acara bosan bosanan atau pertanyaan kamu enggak seperti dulu...hehehe

    Tipsnya oke, senantiasa diberikan hal terindah dalam hidup, menjalani dengan ikhlas apa yang diberikan Tuhan ya , Mba.

    Sudah 14 tahun,

    Salam
    Astin

    BalasHapus
  3. @ Niken : Ha ha, sekali-kali perlu deh kejut cinta itu :)

    @ Astin : Makasih mbak, smoga kita smua bisa langgeng dg pasangan sampai maut memisahkan, amin.

    BalasHapus
  4. setuju..
    abis bertengkar biasanya makin mesra hihihi..

    BalasHapus
  5. datang berkunjung...
    baca posting dari yang berpengalaman seperti ini bisa jadi referensi buat siapapun yang butuh.. :)

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...