Minggu, 10 Februari 2013

Nasehat Terbaik Di Hidupku

Nasehat yang sangat kuingat sampai sekarang adalah nasehat dari mama tercinta. Aku masih ingat saat itu mama berkata: 

Jalanilah hidup semampu yang kamu bisa. Melangkalah setahap demi setahap untuk mencapai tujuan hidupmu. Apapun yang kamu lakukan, meski itu hal yang sederhana atau bahkan teramat sulit, hadapilah dan kerjakanlah itu dengan cinta, janganlah pernah mengeluh. Senantiasalah bersyukur dan berdoa dalam setiap apapun keadaanmu. Tuhan akan selalu menjaga dan mendampingimu … 

Saat itu tahun 1992 saat aku akan kuliah dan kost di luar kota. Aku yang sehari-hari selalu berada bersama dengan keluarga dan orangg tuaku sudah pasti merasa rindu saat memulai awal-awal kuliah yang jauh dari rumah. Tapi syukurlah nasehat dari mama selalu kuingat dan itu menambah semangat belajarku dan bisa mengurangi rasa rinduku akan rumah. 

Terkadang aku memang heran dan kagum sekali dengan peran mama dalam keluargaku. Setiap hari bekerja membuka toko kecil mulai dari jam setengah enam pagi sampai jam setengah sembilan malam. Masih harus mengurus pekerjaan rumah tangga seperti memasak, mengepel, membersihkan bak mandi, mencuci baju dan segala urusan rumah tangga lainnya . Biasanya jam 11 malam baru tidur dan pagi-pagi sekitar jam 3 pagi sudah bangun lagi, dan memulai lagi rutinitas seperti biasanya. Yang membuatku salut adalah semua itu dilakukannya tanpa mengeluh sedikitpun, meski aku tahu rasa capek dan penat pasti dirasakan oleh mama. Saat aku menghadapi ujian dan begadang belajar sampai tengah malam, mama selalu membuatkanku minuman hangat dan selalu menemaniku meski aku tahu mama sangat capek dan mengantuk. Tapi mama selalu tersenyum tanpa mengeluh sedikitpun. 

Buatku sendiri nasehat dari mama itu teramat sulit untuk dilakukan, tapi aku terus belajar untuk melakukannya. Belajar untuk bersabar, belajar untuk bersyukur dan belajar untuk tidak mengeluh akan semua permasalahan hidup yang tengah kujalani. Belajar untuk melakukan segala sesuatunya dengan penuh cinta. 

Sampai sekarang aku terus ingat dan melakukan nasehat mama semampu yang aku bisa. Ajaib sekali , aku merasa lebih ringan, lebih tenang dan lebih merasakan perasaan damai di hati ini setiap kali aku berhasil melakukan semua pekerjaanku dengan penuh cinta, tanpa keluhan. Nasehat mama seakan memberiku kekuatan menjalani hidup yang terkadang juga begitu sulit. Terima kasih mama buat nasehatnya, aku akan berusaha menjalaninya setiap hari dalam hidupku, bersama Tuhan yang kuyakin pasti akan selalu menjagaku.

Bahagia itu memang datang dari dalam hati kita sendiri. Bukan orang lain atau kondisi lingkungan di luar kita yang bisa menciptakannya, tapi kita sendirilah yang bisa …

"Posting ini diikutsertakan pada Give Away Perdana Dellafirayama, seorang ibu labil yang tidak suka warna hitam dan hijau".

1 komentar:

  1. Kalau nasihat dari orang tua biasanya memang nempel terus ya, Mbak :)
    Sudah aku catat, ya.. terima kasih partisipasinya, moga menang :)

    BalasHapus

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...