Kamis, 19 Desember 2013

Be Smart, Be Healthy



SMART, sebuah kata yang mempunyai banyak definisi. Dan bagi tiap orang pengertian SMART ini pasti berbeda, seperti tiap pribadi juga mempunyai suatu keunikan tersendiri. SMART untuk wanita karir berbeda dengan SMART menurut pandangan seorang guru, penulis, dokter maupun ibu rumah tangga sepertiku. SMART bagiku tentu tak jauh dari peranku sebagai ibu rumah tangga. Sebagai ibu rumah tangga aku harus SMART bagi keluarga dan anak-anakku.  SMART bagiku adalah bagaimana aku bisa bersikap lebih cerdas, kreatif dan bijak dalam memecahkan permasalahan yang ada dalam keluargaku .

Apa sih yang biasanya diobrolin para ibu kalau sudah ngumpul bareng? Yang diobrolin memang macam-macam, tetapi biasanya sih seputar dunia anak. Kebiasaan si anak, kecerdasannya, pola makannya dan masih banyak lagi. Bagi ibu yang anaknya belum masuk sekolah dasar, sering sekali curhat tentang anak yang tidak suka makan atau pilih-pilih makanan. Wah ternyata ini termasuk masalah yang berat juga ya bagi para ibu. Nah, memang sih  para ibu rumah tangga harus pandai-pandai menyiasati makanan anak-anaknya. Makanan ini penting sekali bagi anak-anak, agar stamina bisa terjaga dengan baik dan badan tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit. 

Jika anak mudah terserang penyakit akan berdampak pada :

- Pelajarannya, apalagi yang sudah duduk di SD, bisa ketinggalan pelajaran.
- Orang tua juga pasti cemas kepikiran terus, nah bisa-bisa berdampak pada pekerjaannya juga, kan.
- Urusan rumah tangga bisa terbengkalai karena si ibu sibuk menemani dan menjaga anak yang sakit.

Pernah nggak sih mengalami kejadian seperti ini :

Ibu : “Ayo dimakan makanannya itu.”
Anak : “Nggak mau, Mama kan tau aku nggak suka sayur.”
Ibu (dengan suara lembut ) : “Coba dulu, sedikit saja. Enak kok.”
Anak : “Nggak mau!”
Ibu ( suara mulai keras ) : “Kalau nggak makan nanti bisa sakit lho.”
Anak : “Biarin! Pokoknya aku nggak mau makan!”
Ibu ( suara keras ): “ Kamu harus makan! Kalau nggak mau makan, Mama cubit nanti!”
Anak (berteriak sambil menangis ) : “Nggak mauuuu! Hu..hu..hu…”
Si anak berlari masuk ke kamarnya, si Ibu mengejar si anak dan mencubit pantatnya. Si anak menangis keras-keras..

Nah, pernah tidak mengalami kejadian seperti itu? Sedih sekali ya, jika melihat anak kita menolak makanan yang kita sajikan? Alangkah bahagianya seorang ibu jika makanan yang dimasaknya habis disantap dengan lahap oleh keluarga tercinta.  Tapi memaksakan kehendak pada anak tentu tidak baik bagi psikologis si anak sendiri. Jadi daripada marah-marah dan memaksa anak memakan makanan yang tidak disukainya, bisa kok memakai cara lain yang lebih lembut dan tidak membuat si anak ketakutan. Anak akan bisa lahap menyantap makanan tanpa paksaan dan si ibu juga akan merasa senang. Karena itulah ibu harus SMART menghadapi persoalan ini. 

Anakku terkadang rewel kalau disuruh makan sayuran. Sayuran yang biasa dimakan adalah gambas dan bayam. Aku menyiasatinya dengan mengolah sayuran yang tidak disukai menjadia aneka masakan tertentu yang disukai anakku. 

Contoh sederhana saja:

Anakku tidak suka kecambah, jadi aku membuat lumpia yang didalamnya ada kecambahnya. Anakku suka banget.


 Buncis kalau ditumis, anakku pasti tidak mau makan, aku menyiasati dengan membuat orak-arik. Buncis diiris tipis dan kecil-kecil, dicampur dengan wortel dan telur. Nah, kalau dimasak menjadi orak-arik ini, anakku mau makan dengan lahap.


Anakku tidak suka segala macam bawang, tapi makan martabak yang ada bawang preinya mereka mau. Jadi terkadang aku bikin martabak sendiri di rumah untuk keluargaku. Jika biasanya segala aneka bawang disingkirkan di pinggir piring, kalau dibuat menjadi martabak pasti bawangnya juga ikut dimakan.



Anak kecil biasanya sulit untuk mengunyah daging termasuk daging sapi. Kalau dimasak menjadi empal, terkadang mereka tidak mau makan. Untuk menyiasatinya aku blender daging itu dan mengolahnya menjadi galantine sederhana. Nah, anakku tidak kesulitan lagi mengunyah daging yang diolah menjadi galantine.




Itu beberapa contoh menyiasati makan untuk anak-anak. Kelihatannya aneh dan lucu juga sih, sayur yang tidak mereka sukai bisa dimakan dengan lahap jika diolah menjadi aneka masakan lainnya. Si ibu harus SMART memang dalam hal ini, harus pintar memanfaatkan celah yang ada sehingga anak tidak pilih-pilih makanan. Tapi mesti diingat juga agar makanan yang masuk tidak berlebihan karena bisa memicu obesitas anak.

Menyajikan makanan semenarik mungkin juga akan membuat anak tertarik untuk makan, seperti dibuat menjadi aneka bentuk yang lucu atau ditempatkan dalam kotak makan yang lucu. Saat anak-anak bosan makan buah mangga misalnya, aku menyajikannya dengan memotongnya menjadi dua bagian dan dimekarkan. Hasilnya sungguh luar biasa, anakku dengan lahap memakannya bahkan minta tambah lagi, padahal cuma penyajiannya aja yang berbeda ya hi hi..:D




Ibu adalah koki keluarga, dari tangan ibulah terlahir generasi penerus harapan bangsa yang cerdas dan sehat.

Yuk kita berlomba-lomba menjadi ibu yang SMART untuk keluarga, karena yang akan menuai hasilnya juga pasti keluarga tercinta juga.  Be SMART, be healthy ..




Senin, 16 Desember 2013

Mamaku, Santa Clausku







Desember menjelang Natal, aku memasukkan rumput  ke dalam kaos kaki dan kutaruh di kolong ranjang. Kata mama, Santa Claus akan datang dan menggantinya dengan hadiah impianku. Paginya, sudah ada boneka impianku di sana. Seneng banget! Setelah besar baru aku tau, mamalah si pemberi boneka itu. Mama tercinta adalah Santa Clausku. 


Foto ini diikutkan dlm kontes #NaGaBONarCintaIbu (NAmpang GAya, BlOgger NARsis Cinta Ibu) 

Kamis, 05 Desember 2013

Proyek Monumental 2014 : Membuat Sebuah Novel


Menulis adalah kesenanganku sejak kecil.  Saat sekolah dulu, salah satu pelajaran yang kusukai adalah pelajaran Bahasa Indonesia. Apalagi kalau disuruh membuat sebuah karangan, wah senang sekali rasanya, bisa berlembar-lembar aku menulis di kertas itu. Seiring waktu, sejak kuliah aku hampir tidak pernah lagi menulis, apalagi setelah menikah dan mempunyai anak. Mengurus rumah tangga sendiri tanpa ART sungguh tak memungkinkan bagiku untuk menulis, apalagi saat ketiga anakku masih kecil. Tahun 2007 aku mulai mengenal blog yang ternyata sangat mengasyikkan. Aku bisa menulis di laptop, tanpa harus menghabiskan berlembar-lembar kertas. Sejak itu aku mulai menyempatkan waktu diantara kesibukanku sebagai ibu rumah tangga untuk menulis di blog, setelah anak-anak tidur malam, saat itulah aku bisa tenang menulis. Apalagi saat anak-anak sudah mulai sekolah, aku bisa menulis di blog dengan lebih leluasa. 

Banyak hal kudapatkan dari dunia blog. Mengenal banyak blogger dan mendapat banyak ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat. Salah satu blogger yang membuatku “iri” adalah sang komandan BlogCamp yang akrab disebut pakdhe Cholik. Setiap hari selalu saja ada artikel yang dipublish di blognya, dan yang mengagumkan blognya tersebar banyak sekali. Selain itu sudah banyak buku beliau yang terbit. Dua buku beliau yang sudah kubaca adalah “Rahasia Menjadi Manusia Karya Arti” yang sangat menginspirasi dan satunya lagi adalah buku “Blog Mini Penghasilan Maksimal”, sebuah buku tipis tapi benar-benar sangat bermanfaat sekali. Sungguh semangat beliau ini patut diteladani.




Aku benar-benar tertohok dengan perenungan dan pertanyaan “Aku sendiri? Apa yang sudah kuhasilkan selama ini?” Yah, masih belum ada hal besar yang kucapai tahun ini. Awal  Januari 2013 lalu aku mulai belajar menulis fiksi bersama dengan teman-teman di grup MFF. Belum ada setahun, tapi aku bersyukur karena banyak ilmu kudapat dari sana. Masih belajar untuk membuat cerita pendek yang disebut flashfiction yang rata-rata kurang dari 500 kata. Sekarang di blogku sudah ada 46 buah FF, jumlah yang seharusnya sudah bisa dibuat menjadi satu buku tersendiri. 

Demikian juga dengan event “30HariNonStopNgeblog” yang telah selesai diselenggarakan oleh Blogdetik, minimal sudah ada 30 artikel non fiksi yang bisa dibuat menjadi satu buku. Apalagi yang kutunggu? Kemalasan dan ketakutan.. Yah, mungkin aku terlalu malas dan terlalu takut untuk mencoba, tapi memang semuanya pasti butuh proses dan setelah itu baru bisa terwujud.

Tahun 2013 ini, dalam proses belajar menulis fiksi yang baru setahun, sudah ada 2 bukuku yang diterbitkan secara indie, yaitu buku "Best Of Monday Flashfiction" dan "Kata Mitos". Bukan buku solo, melainkan buku antologi bersama teman-teman lainnya, yang royaltinya disumbangkan kepada yang membutuhkan. Salah satunya adalah untuk “Hibah Sejuta Buku.” Buatku sebagai pemula, tentu aku sangat bersyukur sekali bisa lolos seleksi dan menjadi salah satu penulis di buku antologi itu.








 

Dan sebagai proyek monumentalku tahun 2014 nanti aku merencanakan untuk membuat sebuah novel. Terlalu muluk? Iya, mungkin terlalu muluk bagiku, karena aku terbiasa menulis tentang hal-hal yang biasa terjadi di sekitarku, tentang tumbuh kembang anak dan hal-hal lain di luar fiksi. Dunia fiksi memang baru kugeluti setahun terakhir ini. Tapi aku bertekat untuk terus belajar. Aku ingin belajar menuangkan pemikiran dan imajinasi yang ada dalam bentuk sebuah novel. Tak ada kata terlambat untuk belajar, dimana ada kemauan disitu pasti akan ada jalan. Jika ditekuni dan dikerjakan dengan sungguh-sungguh, sesuatu yang terlihat muluk ini pasti bisa diraih.

Tahun 2014 nanti masih ada 12 bulan yang akan berjalan, aku berharap paling lambat Desember 2014 nanti, aku bisa menerbitkan sebuah novel. Keinginan untuk membuat novel ini bukan sekedar untuk ikut-ikutan, bukan untuk menyombongkan diri, melainkan terlebih karena ingin memberikan sebuah karya, minimal untuk keluarga tercinta. Yang dibutuhkan sekarang adalah doa, keberanian, kerja keras dan ketekunan. Semoga dengan bantuan teman-teman dan ijin Tuhan, impianku ini bisa terwujud.



Rabu, 18 September 2013

Ikutan GA Maya-Maia.. dung tak dung tak jes!


Baru kali ini aku membaca sebuah judul postingan tentang GA yang bikin aku tertawa geli. Bagaimana tidak, di judulnya ada kata-kata : dung tak dung tak jes!  Ha ha ha… *numpang ketawa dulu sebelum lanjut cerita. Saat itu aku dicolek-colek oleh Jiah di FB, kupikir dia yang lagi ngadain GA, tidak heran kata-katanya konyol gitu, ealah ternyata dia mempromosikan GA milik Annesya temannya, dan Jiah merupakan salah satu jurinya. Bisa kubayangkan sih, si penulis buku dan juri sama konyolnya, klop deh.

Nah, sekarang masuk ke intinya nih *yang diatas tadi cuma pengantar saja, abaikan.

Aku pengen banget baca buku Maya-Maia ini *apalagi kalau dikasih gratis, eh ngarep dikit nggak apa kan..
 
Buku yang mengangkat tema soal hidup, cinta dan kebetulan selalu membuatku penasaran  untuk membacanya. 

Berbicara tentang kebetulan, kuambil salah satu contoh kecil yang pernah kualami. Ini cerita tentang buku 5 cm. Aku baru tau kalau ada buku itu saat membaca koran yang mengulas tentang film 5 cm yang akan tayang, sepertinya sih menarik. 2 hari kemudian aku ke gramedia dan langsung melihat buku 5 cm terpampang di rak bagian depan, padahal sebelumnya tidak pernah kelihatan buku ini, entah mungkin aku yang siwer.  Antara mau beli dan tidak, akhirnya aku memutuskan untuk melihat filmnya terlebih dahulu. 1 hari setelah itu di FB ada seorang blogger yang mengupload foto makanan dan akan memberi hadiah bila betul menebak. Aku berhasil dan diminta menulis alamat untuk pengiriman buku, dan bukunya terserah padaku untuk menentukan pilihan. Tau kan saat itu yang kupilih, buku 5 cm. Dua hari kemudian buku 5 cm itu sampai di rumahku. Kalau dihitung-hitung dari aku membaca koran sampai aku menerima buku itu, tidak lebih dari seminggu jaraknya. Semuanya seakan serba kebetulan dan terjadi secara sambung menyambung. Kok bisa seperti itu ya? Satu kebetulan yang akhirnya diikuti oleh serangkaian kebetulan lainnya.


Kembali ke topik utama kenapa sih aku ngebet banget pengen buku Maya-Maia ini…

1. Dalam hal ini aku penasaran dengan cerita tentang Maya dan Maia yang hidupnya tak sengaja tertukar.  Pasti heboh banget si Maya yang biasa hidup serba ada mendadak kini bersama Joni yang tukang reparasi komputer. Sebaliknya, si Maia yang tidak mengerti apa-apa soal Jakarta, kini diantar Jonathan untuk tinggal di apartemen mewah.  Makanya penasaran dong pengen tau konflik-konflik yang terjadi dan endingnya bagaimana.

2. Aku pengen bernostalgia dengan membaca buku ini, masih kebayang sih dalam benakku ortu melarangku ambil kuliah di Malang. Suamiku dulu juga dilarang ortunya kuliah di Jakarta. Akhirnya aku dan dia dipertemukan dalam bangku kuliah yang sama di kota Surabaya, sampai akhirnya menikah. Kebetulan atau garis takdirkah ini?

3. Aku lebih senang jenis buku seperti ini, karena bisa membuatku awet muda. Membaca kisah hidup dan cinta itu selalu menyenangkan daripada membaca kisah pembunuhan atau horror.

4. Terakhir, aku pengen banget dapet buku yang ada tanda tangan penulisnya ditambah pula cap bibirnyaaa itu lho. Seumur-umur aku belum pernah lho dapet yang begituan he he..*mungkinkah jadi kenyataan?

Itu adalah alasan-alasan kenapa aku pengen baca Maya-Maia ini. Akhir kata congratz ya buat Annesya yang sudah menerbitkan buku ini, semoga akan muncul buku-buku selanjutnya yang tak kalah menariknya.

Ps : Sekalian mau nanya dicucus itu apa artinya yahh *suer, beneran nggak tau, nggak gaul banget yaa :D

Tulisan selesai … dung tak dung tak jes!

Kamis, 15 Agustus 2013

Pohon Mangga Milik Bersama

Sebuah rumah yang mempunyai pohon dan berbagai tanaman akan terlihat asri dan segar. Di halaman depan rumahku  ada pohon mangga. Nah, aku paling suka dengan pohon mangga ini. Melihat pohon mangga di halaman depan ini selalu mengingatkanku dengan mama. Ya, yang memberi pohon ini adalah mama, pohon mangga ini hasil cangkok, tingginya jadi lebih pendek dari pohon mangga biasanya. Tahun 2004 aku menanam pohon mangga itu yang tingginya masih sebetis kaki. Akhirnya setelah 5 tahun kemudian, tahun 2009, pohon mangga itu panen untuk pertama kalinya. Saat panen pertama itu yang dihasilkan termasuk sedikit, karena buah mangga yang masih kecil sebesar telur ayam, banyak yang berjatuhan kena angin. Dan untuk tahun-tahun selanjutnya sudah lebih banyak dari panen pertama kali. Meski demikian, kami sekeluarga sebagai sang pemilik bisa dibilang sangat jarang menikmati panen dari pohon mangga kami.






Mengapa demikian, karena baik aku maupun suami tidak tahu bagaimana caranya mengambil pohon mangga itu dari pohonnya meski pohon itu tidak terlalu tinggi. Jadi biasanya naik ke kursi dan mengambil buah yang paling pendek dan mudah untuk diraih. pohon mangga kami lebih banyak diambil oleh orang lain, karena jaraknya memang dekat sekali dengan pagar rumah dan bagian yang paling lebat buahnya itu banyak bergelantungan di atas pagar. Banyak yang nekat melompati pagar rumah dan mencuri buah mangga itu malam hari, tanpa kami sadari. Tau-tau esok harinya buah mangganya banyak yang hilang. Tidak cuma di malam hari, di siang hari juga begitu, banyak anak-anak sekolah yang berniat mencuri mangga. Pernah suatu kali, aku memergoki 2 anak sekolah yang hendak naik tembok rumahku.

 “Mau apa dik?” tanyaku
 “Minta mangganya ya Bu?”
“Mangganya itu belum matang, masih mentah.”
 “Nggak apa-apa, ini buat Bu Guru, lagi ngidam.”
 “Oh, tapi letaknya tinggi. Bagaimana ngambilnya?”
“Aku bisa kok.”

Belum sempat aku menjawab, anak-anak itu langsung naik ke tembok rumah dan mulai memanjat pohon mangga itu. Aku hanya bisa geleng-geleng kepala melihatnya.
“Ambil 4 biji saja, Dik. Tunggu matang.”

Aku berbaik hati mengambilkan kresek dari dalam rumah, dan begitu aku kembali anak-anak itu sudah turun dari pohon mangga dan sepintas aku bisa melihat mangga yang diambilnya lebih dari 6 buah. Sebagian dimasukkan ke dalam tas sekolah mereka. Sembari pergi, mereka memakan mangga itu. Lho, katanya buat bu guru, kok malah dimakan sendiri sih? Aku bertanya dalam hati.

 Dua hari kemudian mereka datang lagi, kali ini tidak langsung mengambil tapi meminta ijin dulu. Ya sudah, kuijinkan. Eh beberapa hari lagi datang lagi malah kali ini mengajak banyak temannya, kali ini aku tidak mengijinkan, agar tidak menjadi kebiasaan. Biarlah dibilang pelit, lha yang minta anak yang sama, berkali-kali pula, lagian mangga itu masih belum matang. Gemes juga sih, aku menunggu mangga itu sampai matang, baru mau kupetik. Eh orang lain yang mengambil, apa enak ya mangga masih kecil dan belum matang itu dimakan? Kejadian serupa ini sudah berkali-kali kualami. Bisa dibilang dari 100 buah mangga yang ada, keluarga kami cuma makan 20 buah saja. Ya sudahlah, ikhlaskan saja. Anggap saja pohon mangga ini milik bersama he he.. yang penting minta baik-baiklah.

 Melihat pohon mangga ini, aku juga selalu ingat kalau sedang musim mangga, orang tuaku pasti mengirim paket mangga ke rumah. Tidak cuma sekali sih, tapi kadang beberapa kali. Si pengantar paket itu sampai bertanya sambil melirik pohon mangga yang ada di depan pekarangan, “Punya pohon mangga, kok dikirimi mangga terus ?”
“Iya, Pak. Orang tua pengennya ngirim terus, tahu kalau cucunya suka he he..”

Kalau dihitung-hitung paket ngirimnya lebih mahal dari harga mangganya itu sendiri. Tapi orang tuaku rupanya punya kebahagiaan sendiri dengan memberi ini.

 Mangganya biasanya mangga gadung yang besar, suami dan anak-anakku suka banget mangga gadung ini, segar dan manis. Mangga gadung ini kalau kulitnya tidak dikupas, cuma dibelah dan diiris kotak-kotak, lalu dimekarkan dan langsung dimakan…. Waahhh anakku suka bangettt. Pertama kali aku iris mangga seperti itu, matanya sampai tak berkedip. “Bagus sekali maaa, aku mau.” Dan bisa ditebak, makannya jadi lahap, sebentar saja sudah habis dan minta dibuatkan lagi.




 Kalau mangga dari pohon yang dirumah lain jenisnya, mangga arum manis, yang ada bintik-bintik di tengahnya. Manis juga, tapi lain rasanya. Untuk mangga ini, anakku suka minta dibuat menjadi manisan.



Sampai sekarang pohon mangga itu adalah pohon satu-satunya di rumahku, yang selalu dinantikan saat panennya, meski yang banyak menikmati adalah orang lain, tapi kami tetap senang. Pohon ini membuat rumah menjadi lebih sejuk.


Sekilas Tentang Mangga ( Mangifera indica )

Mangga atau mempelam adalah nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota, dan suku Anacardiaceae. Nama ilmiahnya adalah Mangifera indica.  

Pohon mangga termasuk tumbuhan tingkat tinggi yang struktur batangnya (habitus) termasuk kelompok arboreus, yaitu tumbuhan berkayu yang mempunyai tinggi batang lebih dari 5 m.
Mangga bisa mencapai tinggi 10-40 m.
( Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Mangga )

Khasiat 

Berkhasiat anti kanker, mengurangi kanker kandung empedu, radang buah zakar (testis), mengatasi gangguan saluran cerna (diare, tidak nafsu makan), batuk, anemia, dan kudis. Kandungan kalium dan magnesiumnya bermanfaat bagi mereka yang sering kram otot, stres, menderita gangguan jantung, dan juga acidosis. 








Panjang tulisan : 4665 (tanpa spasi)

Selasa, 23 Juli 2013

Tiga Postingan Favoritku Di Blog Arga Litha

Udah pada tahu kan kalau Arga Litha mengadakan giveaway lagi di blognya? Kali ini GA berhadiah novel. Wah lihat penampakan novel jadi pengen ikutan nih, apalagi novel Ibuk itu. Entah kenapa segala sesuatu yang berhubungan dengan sosok wanita yang dipanggil Ibuk/Emak/Mama/Bunda dan apapun sebutannya itu selalu membuatku terharu biru.

Arga Litha, siapa sih yang tidak kenal dengan si Ratu Kuis ini? Saking seringnya ikutan kuis, maka sebutan itu melekat padanya. Ternyata Arga Litha berasal dari Pasuruan. Wow, surprise banget deh ketemu blogger dengan asal kota yang sama. Dan bisa kopdar dengannya, meski sebentar itu seneng banget lho, cerita tentang itu bisa dibaca di kopdar pertamaku.

Senin, 22 Juli 2013

Review Buku Macaroon Love - Cinta Berjuta Rasa






Judul Buku : Macaroon Love – Cinta Berjuta Rasa

Penulis : Winda Krisnadefa

Penyunting : Rini Nurul Badariah

Halaman : 264 halaman

ISBN : 978-602-9225-83-9

Penerbit : Qanita








Magali, sebuah nama yang terdengar aneh di telinga, seaneh tingkah laku si empunya nama. Menyebut sang ayah dengan namanya saja, Jodhi.  Suka bereksperimen dengan makanan seperti mencocolkan French Fries ke es cream vanilla sundae. Sungguh kebiasaan makan yang tidak biasa, itulah Magali.

Senin, 15 Juli 2013

Review Blog www.darto.net

Udah pada tau kan kalau pemilik blog www.darto.net sedang mengadakan giveaway, mereview blog. Cobain ah ikutan mereview...

Pandangan pertama pasti memberi kesan tersendiri. Begitu pula saat aku mampir di blog www.darto.net ini, membaca judul blog langsung saja aku menerka bahwa blog ini sebagian besar berisi artikel seputar dunia IT.


Agustinus Darto Iwan Setiawan - Pemilik blog www.darto.net

Mulai ah mencari tau siapa sih pemilik dan penulis dari blog ini, meluncur ke Goggle Plus nya..

Penulis Blog adalah Agustinus Darto Iwan Setiawan, tinggal di Semarang. Pak Darto bekerja di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika di Jawa Tengah tahun 2009 sampai sekarang dan sebagai dosen tidak tetap di Universitas Dian Nuswantoro Semarang tahun 2010 sampai sekarang.





Sabtu, 29 Juni 2013

Anak Aktif Xcelbrain


Orang tua mana sih yang tidak ingin anaknya tumbuh dengan sehat dan cerdas. Semua orang tua pasti menginginkannya ya, demikian juga aku. Karena itulah sejak ketiga anakku mulai berumur 1 tahun dan lepas dari ASI, aku memberikan multivitamin kepada mereka. Dan tentu saja, proses pencarian multivitamin ini tidak mudah, karena terkadang multivitamin tersebut tidak cocok dengan anak-anakku. Jadi yang namanya multivitamin di rumah itu selalu berganti-ganti, sampai akhirnya aku menemukan multivitamin yang cocok untuk balitaku. Multivitamin yang tentu saja bisa menambah nutrisi makanan dan menambah nafsu makan mereka, karena saat umur balita anakku suka pilih-pilih makanan. Selain itu yang penting lagi adalah multivitamin yang bisa menambah daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit. Umur balita itu masih rentan kan terhadap penyakit. 

Mengapa sih perlu multivitamin? 

Vitamin adalah zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah tertentu. Vitamin dapat mencegah berbagai macam penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh. Karena pola makan yang tidak seimbang terkadang mengakibatkan tubuh kita kekurangan vitamin. Dan untuk memenuhinya diperlukan vitamin dalam bentuk lain seperti multivitamin. Tentu saja jumlah dan proporsinya harus disesuaikan dengan usia. Multivitamin ini sangat perlu sekali terutama bagi orang yang aktifitasnya ekstra yang tentunya memerlukan energy ekstra pula. 

Selasa, 25 Juni 2013

Tiada Hari Tanpa Musik

Siapa sih yang tidak kenal dengan musik? Musik itu berhubungan erat dengan mood dan dapat mempengaruhi system syaraf kita juga lho.

Pengertian Musik Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990: 602)
 
Musik adalah: ilmu atau seni menyusun nada atau suara diutarakan, kombinasi dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai keseimbangan dan kesatuan, nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu dan keharmonisan (terutama yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu).

 Memang beragam jenis musik yang kita dengar bisa menimbulkan efek yang berbeda-beda ya. Seseorang yang sedang jatuh cinta, kebanyakan yang didengar adalah lagu-lagu romantis tentang percintaan. Nah sebaliknya kalau lagi patah hati, lagu yang sering didengar adalah lagu sedih putus cinta. Jenis musik dinamis bisa membakar energi kita menjadi lebih bersemangat. Jenis musik yang slow memberikan perasaan yang tenang dan nyaman bagi pendengar. Eh tapi tiap orang pasti berbeda jenis musik favoritnya, dan tentu saja efek yang ditimbulkannya juga berbeda lho.  Aku lebih bisa berkonsentrasi jika mendengarkan musik berirama slow, tapi anak-anakku suka musik yang lebih energik. *Sumber Gb.

Jumat, 21 Juni 2013

Menyemai Cinta

Dalam kehidupan kita sebagai manusia, kadang-kadang kita mengalami titik jenuh atau kebosanan dengan rutinitas yang kita jalani sehari hari. Demikian juga dengan hubungan percintaan. Bicara tentang cinta, memang tidak ada habis-habisnya ya. Ngomongin soal cinta pasti tidak akan bisa terlepas dari rasa bosan itu sendiri, karena rasa bosan itu pasti ada dalam hubungan percintaan. Rasa bosan biasa terjadi jika hubungan sudah terjalin cukup lama, apalagi kalau sudah menjalani kehidupan berumah tangga, lain dengan pasangan yang baru berpacaran, semuanya terasa indah.

Ibarat makanan, coba aja makan makanan yang sama selama seminggu, jangankan seminggu, sehari aja kalau makan 3 kali makanan yang sama , pastilah males banget rasanya. Bosan, maunya sehari itu makan makanan yang bervariasi, misalnya pagi makan roti, siang makan KFC, dan malam makan Pizza. Atau pagi makan pecel, siang soto dan malam makan rawon. Kecuali kalau bokek, ya nasiblah makan indomie tiga kali sehari.

Sama halnya dengan hubungan percintaan, hubungan dengan pasangan kita, pastilah yang namanya bosan itu pasti ada, tinggal kita yang harus menyiasatinya agar rasa bosan itu tidak menjadi boomerang dalam hubungan dengan pasangan, melainkan bisa menambah mesra lagi hubungan tersebut.

Rabu, 19 Juni 2013

SIM Yang Malang

Banyak orang mengendarai kendaraan bermotor tetapi tidak mempunyai SIM. Nah, aku malah kebalikannya, punya SIM tetapi tidak bisa mengendarai kendaraan bermotor. Lha kok bisa ya? Ini nih ceritanya .. 

Aku tidak bisa mengendari kendaraan bermotor, jadi yang mengantar ketiga anakku ke sekolah otomatis suamiku. Bingungnya itu kalau suamiku sedang pergi ke luar kota, siapa yang mengantar? Dulu anak-anakku masih kecil, masih muat naik becak orang 4, nah kalau sekarang mana muat? Orang tiga saja sudah sempit rasanya. 

Akhirnya aku memberanikan diri untuk belajar nyetir mobil, les privat. Tahun 2008 lalu harganya Rp. 750.000 tanpa SIM atau Rp. 900.000 dengan SIM. Nah aku ambil yang sekalian dengan SIM. Les cuma 14 kali pertemuan per 1 jam. Awalnya cuma dijelaskan tentang rem, kopling, dan gas. Setelah itu nyoba muter-muter di gang perumahan 3 kali, lalu disuruh praktek langsung di jalan. Saat itu tubuhku basah kuyub oleh keringat, takut ih. Aku tidak bisa naik sepeda biasa dan sepeda motor, lha ini baru nyoba pertama kali les, langsung disuruh praktek di jalan yang ramai. Kebayang kan, panik banget aku. Untung ada si bapak pelatih, jadi kalau mau nabrak-nabrak ya cepet-cepet dibenerin atau di rem langsung sama dia he he … 

Selasa, 18 Juni 2013

Blog Tanti’s Story – Merangkai Kata Dalam Kenangan

Dalam rangka memperingati hari berdirinya BlogCamp yang ke 4, sang komandan BlogCamp mengadakan Kontes Unggulan Blog Review : Saling Berhadapan. Pertama kali membaca judulnya, aku tertarik untuk melihat isi postingannya. Review saling berhadapan itu seperti apa ya? Kok seperti hendak maju ke medan perang saja, pakai berhadapan segala he he. Ternyata review berhadapan itu adalah dua orang berpasangan yang akan saling mereview blog masing-masing. Baru sehari pengumuman ini digelar, langsung saja banyak yang “cari jodoh” di group. Dan aku sudah menemukan "jodohku" yaitu mbak Astin Astanti.

Astin Astanti – Pemilik Blog Tanti’s Story.
Aku mengenal bahwa Astin ini masuk dalam beberapa group di FB yang sama denganku antara lain group KEB, WB dan MFF. Aku mulai sering mengunjungi blognya saat mbak Astin menulis fiksi di grup MFF. Tetapi yang paling kuingat adalah saat mbak Astin share linknya di grup KEB http://dapurastata.blogspot.com/2013/05/kampanye-hari-bekal-nasional.html. Aku ingat betul postingannya tentang hari bekal nasional ini, karena gambar tempat makan yg ada di postingannya, sama dengan tempat makan anakku, hanya warnanya saja yang berbeda.
Meski baru sebentar mengenal mbak Astin, tetapi menurutku mbak Astin adalah sosok seorang wanita yang ramah, murah senyum dan enak diajak berkomunikasi.

Selasa, 11 Juni 2013

Benda Kesayanganku

Kalau berbicara tentang barang kesayangan, sempet bingung juga. Karena semua barang yang menjadi kebutuhan itu bagiku sudah termasuk barang kesayangan sih. Tetapi ada satu benda yang menjadi barang kesayanganku. Benda ini kumiliki saat aku di kelas 5 SD dan sampai sekarang masih ada, padahal sudah 28 tahun lamanya. Mau tahu, benda apa itu? Inilah benda kesayanganku …


Sebuah cincin mungil. 
Ya, sebuah cincin mungil ini mengandung sejarahnya sendiri, bukan cincin wasiat yang diberikan secara turun temurun dari nenek moyang lho, juga bukan cincin ajaib yang digosok tiga kali terus berubah menjadi jin yang bisa mengabulkan semua permintaanku, he he .. tentu saja itu tidak mungkin, cerita – cerita seperti itu hanya terjadi dalam dongeng. 

Jumat, 10 Mei 2013

Rapid Fire Question

Menjawab pertanyaan berantai seperti ini sudah nggak asing lagi sih, udah pernah dapet PR beberapa kali, cuma beda di pertanyaan saja. Dan kali ini aku dapet PR nya dari mbak Diah Kusumastuti. Eh tapi kok banyak banget sih pertanyaannya? Oke langsung jawab aja ya ...

1. Nambah atau ngurangin timbunan buku?
Aku pilih nambah, pasti asyik deh punya banyak buku, bisa bikin perpustakaan.

 2. Pinjam atau beli buku?
Beli, jadi kalau mau baca-baca lagi masih bisa.

3. Baca buku atau nonton film?
Aku lebih sering baca buku sih, lebih asyik dan bisa dilakukan sewaktu-waktu.

4. Beli buku online atau offline?
Beli offline aja, tinggal ke toko buku, lihat-lihat yang menarik dan beli. Beli online pernah juga, untuk bahan skripsi kuliah dulu.

5. Buku bajakan atau ori?
Beli yang ori, lebih nyaman kan.

6. Gratisan atau diskonan?
Dua - duanya dong. Berburu diskonan di toko buku, tapi nggak nolak juga kalo dikasih gratis.

Selasa, 30 April 2013

Sekali Lagi Maafkan Saya Ibu

Setelah berkeliling ria di blog-nya mbak Evi Indrawanto dan membaca berbagai artikel yang ada disana,aku menemukan banyak sekali artikel yang sangat menginspirasiku dalam kategori Jurnal Motivasi, demikian juga dalam berbagai kategori lainnya. Tetapi ada satu artikel yang sangat berkesan buatku. Artikel itu berjudul : Sekali Lagi Maafkan Saya Ibu, terdapat dalam kategori: Jurnal tentang aku, anak dan keluarga.

Ini sebagian cuplikan dari artikel itu :

Mengapa jadi sedih begini? Well, pagi-pagi tadi dapat telepon dari ibu. Dengan ceria beliau  menanyakan  masak apa saya hari ini. Masak apa? Duh mata saja masih sepet boro-boro mikirin masak apa hari ini. Jadi dengan suara mengantuk  plus malas-malasan saya jawab : “ Belum kepikiran Bu, rohnya saja belum ngumpul..”

Untuk beberapa saat cuma keheningan yang terdengar dari seberang sana. Mestinya saya waras dan berpikir, mengapa  ibu tiba-tiba diam? Duh ternyata tidak tuh!  Sepertinya kedurhakaan telah  membuat otak mampet!  Tapi tak lama Ibu berkata lagi (tetap dengan  suara ceria) “ Gimana kalau nasi goreng sosis pakai nanas. Ibu ingat  kalau Evi yang masak menu ini pasti  enak “

Rabu, 24 April 2013

Nyaman Bersepatu Dengan BE-BOB Shoes

Membahas tentang sepatu, tentu tak bisa dipisahkan dari pembahasan tentang kaki. Seberapa penting sih kaki bagi kita?

Kesehatan Kaki Perlu Diperhatikan

Kaki merupakan anggota tubuh yang sangat penting. Jika tidak ada kaki maka kita tidak dapat berjalan, melompat dan berlari. Jika kaki kita sakit, segala aktifitas kita sehari-hari juga akan terhambat. Karena itu kaki juga memerlukan perhatian kita, sama dengan anggota badan lainnya. Tetapi sayang sekali, banyak orang yang meremehkan hal ini. 

Contoh sederhana  saja, masih banyak yang memaksa memakai sandal atau sepatu yang tidak nyaman dipakai di kaki.  Mungkin ukurannya kekecilan atau malah kebesaran, keduanya bisa membuat kaki menjadi lecet, cedera dan sakit.  Jika kaki kita sakit, tentu saja kita tidak dapat berjalan dengan leluasa. 

Jumat, 19 April 2013

Jalan - Jalan Seru Ke Pulau Penyu

Hallo Keke dan Naima ...
Kenalan dulu yuk sama si "trio", sebut saja mereka bertiga dengan : Tin, Mich dan Cia yaaa...

Keke dan Naima suka jalan-jalan ya kalau liburan? Emang seru ya kalau bisa jalan-jalan sekeluarga, pasti rasanya seneng banget.

Tin, Mich dan Cia juga senang kalau libur sekolah bisa jalan-jalan sekeluarga, salah satu perjalanan yang seru itu waktu ke Pulau Penyu bulan April 2011, 2 tahun yang lalu. Wahh.. asyik banget lho, seruuu!!

Ini ceritanya:

Kalau mau ke Pulau Penyu itu, harus pergi ke Pantai Tanjung Benoa Bali dulu. Jaraknya sih sekitar 11 km dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Nah kalau sudah sampai di Tanjung Benoa ini barulah kita naik perahu motor ke Pulau Penyu, cuma sekitar 20 menit udah sampai kok. Pulau Penyu ini merupakan tempat penangkaran berbagai spesies penyu yang mulai langka, agar tidak punah.

Selasa, 16 April 2013

Elisa Koraag's Give Away 2013 : Perasaan Ibu





Saat aku blogwalking kesalah satu Blog mak Elisa Koraag, ternyata emak keren ini sedang mengadakan Giveaway. Mak Elisa Koraag mempunyai 3 buah blog, yang ketiganya sangat menarik buatku, baik dari penampilannya maupun tulisan-tulisan di dalamnya.

Ini adalah pendapatku tentang ketiga blog tersebut:

1. http://nyonyafrischmonoarfa.blogspot.com/
 Blog ini terkesan feminin dengan latar belakang bunga berwarna coklat. Cantik dan terasa damai sekali melihat tampilan blognya, apalagi di bagian header terpasang foto keluarga - Mak Elisa, suaminya dan kedua anaknya. Senang rasanya melihat foto keluarga yang bahagia ini. Blog ini lebih banyak bercerita tentang pemikiran dan tentang diri Mak Elisa sendiri.


Senin, 08 April 2013

Ulasan Buku Cerita Di Balik Noda




Detail Buku :

Judul Buku : Cerita Di Balik Noda - 42 kisah inspirasi jiwa
Penulis : Fira Basuki
Editor : Candra Gautama
Perancang Sampul : LOWE Indonesia
Penata Letak : Dadang Kusmana
Tebal : xii + 235 halaman
Ukuran Buku : 13,5 x 20 cm
ISBN/EAN :   9789799105257 / 97897991052577
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia
Harga : Rp.40.000


Buku Cerita Di Balik Noda ini terdiri dari 42 kisah inspirasi jiwa, 4 diantaranya adalah karya dari Fira Basuki sendiri, yaitu : "Bos Galak", "Sarung Ayah", "Pohon Kenangan" dan "Foto". Sedangkan 38 cerita lainnya, awalnya ditulis oleh peserta lomba menulis bertema "Cerita di Balik Noda" yang diadakan oleh Rinso Indonesia melalui Facebook. Cerita-cerita itu kemudian dikembangkan oleh Fira Basuki dengan tetap mempertahankan gaya tulisan aslinya.

Benar sekali apa yang dikatakan Fira Basuki dalam pengantar buku ini, bahwa hidup semakin kaya ketika kita bersentuhan dengan "noda". Ya, hidup itu seperti baju kotor. Ketika noda dihilangkan dengan mencucinya bersih-bersih, kita ibarat telah memasuki hidup baru, masa depan baru dan harapan baru. Selalu ada hikmah di dalam sepercik "noda".

Jumat, 15 Maret 2013

The Old and The New Photos

Untuk meramaikan GA - nya bunda Yati Rachmat, dengan rela hati deh mengobrak-abrik album foto dan dokumen lamaku, sekalian bernostalgia, melihat foto-foto lama. Kapan lagi bisa begini hi hi ...

Ini dia foto masa kecilku :



# Tahun 1980, waktu aku masih TK #

Selasa, 05 Maret 2013

Kado Sederhana Penuh Cinta

Kalau mendengar kata-kata ulang tahun, pastilah kita membayangkan suatu pesta dengan kue tart, lilin ulang tahun, kue-kue, makanan dan kado-kado yang istimewa. Hari ulang tahun sangatlah dinantikan, apalagi bagi seorang anak kecil. Hari-hari menjelang ulang tahun, si kecil pasti sudah membayangkan kado apa yang bakal diterimanya, atau kue tart dengan hiasan lucu yang memikat hati. Tapi apa jadinya jika tepat pada saat hari ulang tahun itu tiba, si kecil sedang jatuh sakit? Pasti tidak enak sekali rasanya kan? Anakku yang pertama pernah mengalami kejadian ini, sakit pada saat hari ulang tahunnya yang ke 9, saat itu dia sedang duduk di kelas 3 SD.


Selasa, 26 Februari 2013

Bersama Warung Blogger

Setiap pagi saat aku membuka twitter aku selalu mendapat sapaan yang menyejukkan hati. Suatu sapaan sekaligus sebagai pengingatku saat akan mengawali hari.  

“Awalilah harimu dengan syukur, senyum dan doa” …. Itulah sapaan dari Warung Blogger di twitter. 

Satu hal lain yang kulihat di Warung Blogger, kebersamaan yang nyata. Kebersamaan yang indah yang sanggup menyatukan berbagai perbedaan yang ada. Disini tidak ada perbedaan suku, agama dan golongan, semuanya nongkrong bersama menjalin persahabatan yang begitu tulus.

Meski hanya di dunia maya, tapi aku merasa ini begitu nyata. Bayangan kopdar bersama teman-teman blogger di sebuah warung sederhana. Disitu kami ngobrol bersama, saling berbagi ilmu, berbagi persahabatan yang tulus. Di Warung ini kami juga menikmati sajian teh atau kopi dengan berbagai macam aroma sebagai pendamping jajanan pasar dan aneka gorengan yang hangat, sehangat tulusnya persahabatan yang ditawarkan. Wow… sederhana tapi sungguh nikmat. 

Terima kasih sudah mengijinkanku bergabung di Warung ini. Warung yang sederhana, tapi sarat cinta dan persahabatan … 

Satu kata yang pasti : Aku bangga menjadi seorang blogger … dan aku bahagia nongkrong di Warung Blogger. Happy blogging, sahabat!

 #image by Google#

Ikut meramaikan #LombaCerpenWB dalam 1 th Warung Blogger Twitter ... 

1TahunWB

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...