Senin, 19 November 2012

Pengenalan Batik Budaya Indonesia di Sekolah



Batik merupakan suatu warisan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.Secara turun-temurun batik telah diwariskan dan sekaligus dilestarikan. Diharapkan masyarakat Indonesia “mau” kembali memasyarakatkan batik misalnya saja contoh sederhana : dengan memakainya sebagai pakaian sehari-hari. 

Mengenalkan batik bisa dilakukan di mana saja, salah satunya lewat sekolah. Sekolah anakku juga berusaha mengenalkan batik kepada murid-muridnya. Berbagai program mengenalkan batik kepada murid ini antara lain:

A. Murid wajib memakai baju batik setiap hari Sabtu.

Murid-murid dulu biasanya memakai baju pramuka tiap hari Sabtu, sekarang diwajibkan memakai baju batik yang sopan ke sekolah. Untuk murid putri boleh batik terusan atau atasan batik bawahannya rok/celana panjang. Semua guru dan staf sekolah semuanya juga memakai batik.

B. Outing Class di rumah batik
Outing class ini untuk kelas 6 SD, diadakan setahun sekali, murid-murid berkunjung ke Rumah batik Rolla Jember untuk belajar membatik. Tahun ini anakku yang kelas 6 SD juga pergi kesana. Dipilih Rumah Batik Rolla sebagai tempat berkunjung dan belajar membatik karena letaknya dekat sekolah (murid-murid berjalan kaki pergi kesana, tiap kunjungan sekitar 70 orang/2 kelas  dengan 3 guru pendamping). Selain itu, Rumah Batik Rolla ini masih terus memproduksi batik, dan memang biasa digunakan untuk kegiatan sekolah.


Orang tua murid juga boleh ikut kesana, sementara anak-anaknya belajar membatik, orang tuanya bisa melihat-lihat koleksi baju-baju batik yang dijual disana. Tempatnya luas dan para pengrajin batik di sana pun ramah dan juga baik. Mereka sangat sabar dalam membimbing anak-anak belajar membatik mulai dari   pembuatan   desain/ motif   batik sampai selesai. Karena ini pengalaman pertama bagi anak-anak, mereka agak kesulitan juga awalnya, namun akhirnya anak-anak dapat membatik dengan baik dan menyelesaikannya hingga kain batik dijemur. Semuanya berkat bimbingan dari para pengarajin batik di sana. Motif batik Rolla didominasi motif daun tembakau, yaitu motif batik khas daerah Jember.


Bahan-bahan yang Diperlukan Untuk Membatik : 
Kain      
- Malam
- Canting     
- Kompor + Minyak Tanah
- Gawangan
- Pensil + Kertas Karkir
- Obat pewarna / Water glass
- Kuas + Kapas












Proses Pembuatan Batik :

1. Mula-mula, siapkan bahan-bahan yang diperlukan, yaitu : kain (ada 3 macam yaitu kain prima, primis dan sutra) , malam (ada 3 macam yaitu sutra, primis dan kuning) , canting (ada 3 macam ukuran yaitu kecil, sedang, dan besar) , kompor dan minyak tanah, gawangan, pensil dan juga kertas karkir, obat pewarna atau disebut juga water glass, kuas dan kapas.
2. Langkah kedua, motif digambar sesuai keinginan di atas kertas karkir. Lalu kertas karkir diletakkan di bawah kain Batik dan motif itu dijiplak di atas kain batik. Menggambar motif menggunakan pensil 6B sehingga motif dapat terlihat jelas.
3. Kemudian, kain dibatik atau istilahnya reng-rengan / klowongan menggunakan canting dan lilin panas. Cara memegang canting seperti saat kita memegang pensil. Pada saat membatik, kita harus teliti dan hati-hati agar tidak terkena lilin panas.


4. Selanjutnya, kain diwarnai dengan menggunakan cat khusus. Kita tinggal mewarnai sesuai pola yang telah dibatik. Pilihan warnanya ada beraneka ragam. Kita tinggal memilih warna yang kita inginkan.


5. Setelah itu, kain dijemur sejenak agar kain yang telah diwarnai tidak terlalu basah.
6. Sesudah kain tidak terlalu basah, kain dicelupkan dan diangkat beberapa kali di dalam air aki. Mintalah bantuan orang yang sudah biasa, karena kita tidak dapat melakukan langkah ini sendiri. Lalu, kain dibilas di air bersih.  


7. Langkah terakhir, kain dijemur di tempat yang teduh. Setelah kering, kain tinggal dikemas dan telah siap untuk dipasarkan.

Inilah hasil karya kami .. Asyik juga belajar membatik ya ...

C. Ketrampilan dengan menggunakan kain batik
Kain batik selain bisa disajikan menjadi beragam baju batik yang indah, bisa juga dibuat menjadi berbagai macam kerajinan.  Sebagai contoh sederhana saja, di sekolah anakku saat pelajaran ketrampilan (KTK) diajari juga membuat berbagai macam ketrampilan yang menggunakan kain batik dan kertas bercorak batik sebagai hiasan, antara lain:
1. Pigura Foto
Anak-anak diajari membuat pigura foto yang bisa digantung di tembok, dari karton dan pinggirannya dihias dengan kertas bercorak batik. Foto keluarga bisa ditempel di tengah-tengahnya dan tinggal digantung di tembok. Ini dia hasilnya, indah kan ... :



2. Kendi batik
Murid-murid diajari menghias kendi dengan potongan-potongan kain batik.  Kendinya menjadi lebih indah dipandang. Kalau memandang kendi batik ini, jadi keinget deh sama perjuangan mendapatkan kendi di pasar tradisional. Curhat dikit nggak apa-apa kan ??? Sebenarnya tugas itu sudah diberikan lebih dari seminggu sebelumnya, tapi anakku memintaku membeli kendi sehari sebelum dikumpulkan, sudah sore lagi. Akhirnya muter-muter nyari kendi di Pasar Tanjung – pasar tradisional yang bisa dikatakan paling besar di kota Jember. Tidak ketemu satupun yang jual, banyak juga sih yang berjualan kendi ini, tapi semua barang sudah habis. Nah lho, ini pasti kendinya sudah diborong sama teman-temannya anakku, yang jumlah totalnya pasti lebih dari 100 orang, karena ada 4 kelas yg masing2 kelas jumlah muridnya lebih dari 30 orang. Hhhh.. gemes juga sih, nak… nak… makanya kalau kerja tuh jangan mepet-mepet .. nyerah deh apa kata besok pagi. Eh malemnya kepikiran, coba telpon neneknya aja, siapa tahu di pasar Gebang deket rumahnya ada yang jual. Pagi-pagi sang nenek nyari kendi di pasar deket rumahnya, tidak ada juga. Beliau diberi tahu untuk nyoba di pasar tradisional satunya yang agak lumayan jauh, naik becak kesana dan ternyata … ada…sebiji 10 ribu. Makasih nenek …  Jadinya pagi itu anakku berhasil membawa kendi ke sekolah (senyum dah dia, nggak jadi cemberut karena takut dihukum guru kalo nggak bawa). Lumayan rapi sih hasil hiasannya, bisa juga anakku menghias kendi itu, meski ada sedikit bagian yang tak beraturan .. maklum cowok, maunya pengen cepet selesai saja hi hi .. Sang kendi batik ini masih kupajang sampai sekarang ...  Ini dia hasilnya setelah dihias dengan potongan kain batik. 


3. Kotak kecil
Membuat kotak kecil sederhana memakai karton yang dihias dengan kertas bercorak batik. Penutup atasnya memakai mika bening. Eh.. kotaknya sebenernya buat apa sih nak..? Ah.. buat apa saja boleh kok, sekarang malah dijadikan tempat menaruh karet rambutnya di situ, ada manfaatnya juga ternyata ... Ini dia kotak kecil bercorak batik :



Ehmm ... kupikir-pikir, guru ketrampilannya kreatif juga yakkk.. tidak seperti aku hi hi ... Aku tinggal menikmati hasilnya saja ya bu guru ...

Beragam asesoris dari batik
Sebetulnya beragam juga ya kerajinan yang bisa memanfaatkan batik ini. Memang batik sekarang lagi ngetren banget. Saat aku membeli buku tulis untuk pelajaran akuntansi -nya anakku yang masuk smp, buku besar yang biasanya covernya itu kotak-kotak … eh ini ada yang covernya batik. Langsung saja aku beli yang cover batik, jarang-jarang lho ada. Bagus sekali kelihatannya. Nih dia bukunya:



Waktu di gramedia, saat aku melihat-lihat casing hp,ada juga lho casing hp yang bercorak batik, kelihatan ekslusif banget deh, harganya lebih dari 100 ribu.
Saat jalan-jalan di mall, banyak juga asesories berbahan kain batik seperti bando , karet rambut dan jepit rambut. Jadi sebenarnya banyak juga lho kreasi yang bisa dibuat dari batik ini ...

Ayo lestarikan & promosikan batik 
Ayo kita melestarikan batik nan indah warisan negeri kita tercinta ini, dan mempromosikannya baik di dalam maupun di luar negeri, agar batik Indonesia ini semakin dikenal di seluruh dunia. Sebenarnya dengan berbagai macam kerajinan dari batik yang unik dan indah itu, secara tidak langsung bisa lho memberikan pekerjaan bagi penduduk Indonesia ini, daripada mengemis atau mengamen kan lebih bagus kalau bisa mendapat penghasilan dari pembuatan kerajinan batik, awalnya mungkin sederhana saja tapi siapa tahu bisa menjadi bisnis besar yang sangat menguntungkan.
Ayo deh kita rame-rame melestarikan dan mempromosikan batik..!!

Kamaratih Fashion Online Shop
Baju-baju batik nan indah sekarang banyak juga dijual secara online. Salah satunya di Kamaratih Fashion Online Shop, toko online terpercaya yang menawarkan beragam baju batik , t-shirt dan asesories yang indah dengan harga yang terjangkau. Bisa cek langsung di : Rumah Batik Kamaratih atau ikuti saja Facebook Page Kamaratih.

Salah satu keluaran terbaru dari Kamaratih adalah :
Batik Sarimbit "Delisha" untuk cowok dan cewek, yang berbahan katun halus, didominasi oleh warna ungu nan unyu...
Wow.. keren banget kan, apalagi bisa dipakai berdua lho sama sang pacar ( atau suami klo sudah menikah hi hi) biar kompakan dong …

Ini dia detailnya:
Batik Sarimbit "Delisha"
Ukuran :
Wanita
Panjang : 87 cm
Lingkar Dada : 100 cm
Detail : 
Kerut elastis di bagian punggung.
Model sackdress.
Bahan katun

Pria
Panjang : 71 cm
Lingkar Dada : 116 cm

Harga Rp 130.000,00


Siapa coba yang tidak pengen baju batik ini? Pasti pengen kan … aku juga pengen. Apalagi warna ungunya yang segar dipandang .. unyu bangetttt ..... Selain warnanya yang indah, harganya juga terjangkau dengan kantong kita, nggak mahal-mahal amat kok. Senengnya jika aku bisa mendapat baju batik Sarimbit Delisha ini, semoga Kamaratih berbaik hati kepadaku … kan kukirim fotoku yg sedang memakai baju batik ini ke Kamaratih (sekali2 narsis ga papa kan, masa anaknya aja yang narsis hi hi )…:D

"Selamat Ulang Tahun Kamaratih yang ke 4, semoga tambah maju dan berkembang, 
Sukses terus Kamaratih ... "

5 komentar:

yati rachmat mengatakan...

Wah3x menl-ditel blanget nih postingan tentang batiknya. Alih-alih mau ngintip untuk dijiplak idenya, lha koq jadi minder nih mau ikutan GA ini. Tapi kan gak boleh minder toh? Minder itu harus pergi, harus kabur dan harus "ngabrit" dari pikiran para perempuan manapun. Oke. Postingannya apik tenan. Juara 1 nih kayaknya, hehehehehe......semoga.

admin mengatakan...

amin.. Wah senengnya mak yati Rahmat mampir di sini, jadi tersanjung lho. Yang mestinya minder kan aku toh mak, mesti banyak belajar dari mak Yati Rahmat yang lebih berpengalaman dan tetap awet muda dan slalu semangat. Iya kan mak ..

Carra mengatakan...

hihihihi.. kok aku ngekek ya itu liat foto kendi batiknya.. kayak ada jin yg keluar gitu...

etapi keren ah skolahnya... anak2 ngebatik, ortu liat2 produk. Ga mupeng tu mak? :)))) hahahaha...

nice article.
makasih yaaaa dah ikutan ^^

Lianny Hendrawati mengatakan...

Itu kendi ajaib, bisa mengabulkan segala permintaan .. hi hhi ...
Eh ngliat batik keren2, pengen borong semua, sayang ... duit terbatas .. :D
Selamat Ulang tahun Kamaratih, smoga semakin berkembang ..

Jasa Hipnoterapi Surabaya mengatakan...

Mantap, sampai sekarang setiap hari jumat menjadi hari batik.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...