Kamis, 25 Oktober 2012

Ayahbunda Sahabat Setiaku

Aku dan suami menikah di hari Valentine, 14 Februari 1999. Pada saat itu umurku sudah 26 tahun dan suamiku 27 tahun, umur yang boleh dikatakan sudah dewasa untuk mengarungi biduk rumah tangga. Dan pada bulan April 1999 aku hamil, wah betapa senangnya hati kami saat itu ketika dokter menyatakan bahwa aku hamil. Bahagia bercampur dengan sedikit kekhawatiran karena ini adalah pengalaman pertama bagi kami berdua. 

Berbagai pertanyaan mulai muncul di dalam hatiku, bagaimana caranya ya supaya bisa menjaga kehamilan ini sampai nanti waktunya melahirkan? Apa yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan oleh wanita hamil? Apa yang harus dilakukan agar persalinan nanti berjalan lancar?
Dan berbagai macam pertanyaan lainnya hadir dalam hatiku … Suamiku juga sama bingungnya dengan aku. Suatu hari suamiku pulang dengan membawa sebuah majalah, aku membaca judulnya “Ayahbunda” …  Rupanya saat suamiku mampir di kios majalah untuk membeli koran, dia melihat majalah Ayahbunda ini yang membahas seputar kehamilan. Kebetulan saat itu yang dibahas adalah Kehamilan Trimester Pertama.
Wah… ini dia yang aku cari, kok pas cocok ya yang dibahas, kehamilan trimester pertama. Aku senang sekali dengan majalah yang dibeli suamiku itu dan mulai membaca isinya. Gaya penulisan majalah Ayahbunda ini enak dibaca dan memberikan banyak informasi penting bagiku. Sejak itu aku selalu menjadi pembaca setia Ayahbunda, dan bukan cuma aku saja lho .. suamiku juga ikut-ikutan membaca Ayahbunda ini.


Begitu juga saat Ayahbunda bekerjasama dengan Nutricia menerbitkan buku seri Ayahbunda “ 9 Bulan yang Menakjubkan” suamiku membelikannya untukku, harganya saat itu Rp 12.000,- Buku ini sangat bermanfaat sekali buat kami karena dibahas secara detail mulai dari saat-saat menanti kehamilan, bulan pertama sampai bulan kesembilan, dan saat kelahiran bayi. Komplit sekali informasinya dan sangat membantuku dalam menjalani kehamilan pertamaku ini. Meski aku sudah memiliki buku seri Ayahbunda “9 Bulan Yang menakjubkan “ tetap saja aku dan suami selalu membeli majalah Ayahbunda saat ada terbit baru.

Banyak informasi menarik, diantaranya majalah Ayahbunda no. 12 bulan Juni 1999 tentang mengasah IQ dan EQ anak lewat musik klasik. Akhirnya pada trimester kedua kehamilan, kami mulai memperdengarkan musik klasik pada janin yang masih ada di perutku. Setelah bayi kami lahir, setiap kali bayi kami rewel saat mau tidur, kami memperdengarkan musik klasik yang biasanya kami perdengarkan saat kehamilan dulu. Anehnya, begitu mendengar musik itu, bayi kami jadi tenang dan tidur dengan nyenyak. Dan kami juga tidak tahu, apakah musik klasik itu memang mempengaruhi kecerdasan, yang pasti bayi kami yang pertama ini tumbuh dengan kecerdasan lebih dibanding dengan dua adiknya yang saat kehamilan tidak kami perdengarkan musik klasik. Tape untuk menyetel musiknya sudah rusak karena sering “diotak atik” oleh anak kami yang pertama tadi ( bukti kecerdasan atau kenakalan ya.. he..he..)

Ayahbunda selalu setia menemaniku. Aku mulai tenang dan tidak terlalu takut lagi menjalani bulan demi bulan kehamilan pertamaku ini. Bahkan keperluan bayi dan keperluanku sendiri yang harus dibawa ke Rumah Sakit saat ada tanda-tanda mau melahirkan, juga sudah kami siapkan dalam tas sesuai dengan penjelasan yang ada di majalah Ayahbunda, sehingga jika saat melahirkan tiba kami sudah siap dengan tas yang hendak dibawa.

Akhirnya pada bulan Desember 1999 bayi kami yang pertama (kami beri nama Christina), lahir ke dunia dalam keadaan sehat, senangnya … semua ini berkat Ayahbunda juga kan … 

Setelah proses kelahiran bayi kami, kembali kami dihadapkan dengan problem merawat bayi yang baru lahir. Tetapi kami tidak terlalu khawatir meski ini pengalaman pertama kami merawat bayi, karena selalu ada Ayahbunda yang setia menemani. Cara-cara merawat bayi, memandikan bayi, menidurkan bayi semua lengkap tersedia bagi kami. 
Saat bayiku mulai bertumbuh dan mulai makan bubur bayi, aku tinggal melihat resep-resep makanan bayi yang ada di Ayahbunda. Saat bayiku mulai belajar duduk, merangkak dan berjalan, Ayahbunda selalu ada di sampingku.

Berbekal pengalaman dan ilmu yang kami dapat dari Ayahbunda itulah maka kami jauh lebih tenang dalam proses hamil dan kelahiran anak kedua dan ketiga kami : Michael dan Alicia. Dan ketiga anak2ku sekarang sudah bertumbuh besar,  bahkan anak pertama kami, Christina, sudah beranjak remaja.


Terima kasih Ayahbunda sudah menjadi sahabat setiaku dalam mendampingi anak2ku bertumbuh … We love you Ayahbunda …

I Love You Ayahbunda


Dalam postingan ini kami sertakan juga sebagian foto2 majalah AyahBunda yang masih kami simpan. Sebagian besar majalah Ayahbunda yang kami beli memang sudah berganti tangan, ke tangan adikku dan iparku sehingga yang ada di rumah tinggal sedikit.  Sekarang  aku menganjurkan mereka jika ingin membaca seputar dunia anak, tinggal melihat di website Ayahbunda saja.

Selain majalah Ayahbunda per edisi yang kami beli, memang ada 4 buku seri Ayahbunda yang sangat kusukai dan masih kusimpan sampai sekarang :

1.       Buku Seri Ayahbunda “9 Bulan Yang menakjubkan” ini yang paling laris manis berpindah tangan, dipinjam oleh adikku, kakakku dan juga iparku. Karena  sering berganti tangan itulah maka penampilannya jadi  tidak terlalu bersih lagi, kebanyakan dibaca he..he…
2.       Ayahbunda edisi Istimewa no. 11 bulan Juni 2000, ada info lengkap pengasuhan bayi. Ayahbunda ini cocok sekali buat wanita yang baru melahirkan buah hatinya, karena disitu ada cara tepat pijat bayi, menghadapi tangis bayi, merangsang memori bayi, cirri-ciri bayi normal dan juga ide –ide asyik bermain dengan bayi.
3.       Buku Seri Ayahbunda tentang perkembangan anak “ 3 tahun pertama yang menentukan”. Ayahbunda ini tepat sekali untuk dimiliki oleh ibu yang mempunyai anak berumur 1 sampai 3 tahun, karena ada penjelasan tentang tahun pertama, kedua dan ketiga tahap tahap perkembangan anak secara lengkap.
4.       Buku Seri Ayahbunda tentang “Dunia Bunda – Sukses di kantor, bahagia di rumah” buku pegangan untuk ibu bekerja tentang cara mengasuh anak, mengelola rumah tangga, memelihara hubungan suami istri dan meniti karier. Ayahbunda kali ini bekerjasama dengan Mead Johnson Nutritionals.

Semua seri buku Ayahbunda itu akan aku simpan, siapa tahu nantinya buku  itu dibutuhkan oleh putri2 ku dan bisa menjadi teman setia mereka saat menanti si buah hati, sama sepertiku. Ayahbunda ini bisa menjadi warisan yang berharga bagi mereka. 

Ayahbunda masa kini

Ayahbunda juga tampil dengan wajah baru, semakin matang juga tahun demi tahun. Ah makin nyaman saja ya rasanya karena lebih mudah mencari informasi yang kita butuhkan, cukup dengan nyambung internet saja. Ayahbunda menawarkan kemudahan dengan adanya website : www.ayahbunda.co.id yang bisa diakses dengan mudah. Berbagai informasi disediakan secara lengkap : tentang prakonsepsi, kehamilan, kelahiran, bayi, balita dan keluarga. Ada juga tanya jawab oleh ahlinya dan group diskusi juga lho. Keren banget ya ..

Dari pengalaman pribadi kami inilah, kami – aku dan suami – sangat menganjurkan bagi pasangan yang baru menikah untuk membaca majalah Ayahbunda atau membaca langsung di website Ayahbunda. Kita tinggal mengetikkan saja apa yang ingin kita ketahui , misalnya: kehamilan trimester pertama .. maka akan muncul berbagai informasi tentang kehamilan trimester pertama yang kita butuhkan. Sebagai contoh : Atasi maag saat hamil


Mudah sekali bukan .. dan pastinya akan sangat menyenangkan . Bakalan betah deh berlama-lama di depan komputer hanya untuk membaca semua informasi penting di website Ayahbunda. 

Selamat Ulang Tahun Ayahbunda
Ayo berbagi kenangan indah masa kehamilan, kelahiran dan proses tumbuh kembang anak kita bersama Ayahbunda. Ayahbunda memang sahabat setiaku .. Selamat Ulang Tahun Ayahbunda yang ke 35,semoga semakin matang dan semakin maju ....

Kado Cinta buat Ayahbunda
Sebagai rasa terima kasih kami sekeluarga buat Ayahbunda, kami mempersembahkan sebuah kado sederhana, yang kami buat dengan penuh cinta, rasa terima kasih dan kebahagiaan yang tulus dari hati kami yang terdalam. 

Inilah kado cinta kami buat Ayahbunda : 





Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog "Aku dan Ayahbunda", info lomba bisa dilihat di sini.

Sumber gambar :
1. Koleksi Pribadi
2. http://www.ayahbunda.co.id/

 Link Video bisa dilihat di Youtube : http://youtu.be/dhJ2qSDp_WA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...