Senin, 30 Juni 2008

abothil vs obat tetes mata

Bagi yang punya abothil dan juga punya obat tetes mata, hati-hati ya. Lho memangnya kenapa? Aku punya pengalaman, waktu akan menetesi mata anakku, yang kuambil ternyata bukan obat tetes mata melainkan abothil, untung saja belum kuteteskan waktu kulihat ujungnya kok warnanya coklat, kaget tentu saja. Kalau kadung diteteskan, wah gimana...aku ndak bisa bayangkan, mungkin penyesalan seumur hidup kali ya. Dan pengalaman ini bukan aku saja yang pernah mengalami, saudaraku juga pernah mengalaminya. Jadi kemungkinan ada juga orang lain yang mempunyai pengalaman yang sama. Karena itu sekarang kalau menyimpan abothil lebih baik tidak ditempatkan dalam tempat penyimpanan yang sama, atau abothil & obat matanya masing-masing dimasukkan dalam kotak kemasannya sendiri, jadi kalau mau pakai kan mesti buka kotaknya dulu, pasti namanya juga kelihatan. Punyaku waktu itu kan tidak kumasukkan dalam kemasannya, disimpan dalam tempat obat yang sama pula. Karena bentuknya sama dengan bentuk obat tetes mata itu, ya.. salah ambil deh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...